Jembatan Penyeberangan Johar Mubazir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jembatan Penyeberangan Johar Mubazir

Jembatan Penyeberangan Johar Mubazir

Written By ayah satria on Senin, 12 Juni 2017 | 15.39.00

KARAWANG, RAKA - Jembatan penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Raya Tuparev tepat disamping pasar Johar telah selesai dibangun, namun sayang kondisi sangat kurang diperhatikan selain jarang dipergunakan juga dengan keberadaannya terkesan kumuh.
Pantauan Radar Karawang Minggu (11/6), jembatan penyebrangan yang dibuat tidak jauh dari pasar Johar dibangun dengan ketinggian 6 meter dan diperkokoh dengan 27 anak tangga serta satu kali pemberhentian ditengah sebelum putar arah tangga naik menghadap ke barat dan ke timur. sementara badan jembatan dibuat dengan lebar 1 meter lebih kecil dari pada yang berada di jalan By Pass Ahmad Yani.
Jembatan yang sudah pernah diperbaiki sekalipun belum terlihat maksimal dalam penggunaannya itu, sampai saat ini masih terlihat kumuh aibat banyaknya sampah yang berserakan bahkan Radar Karawang menemukan pecahan kaca yang dibiarkan berada di anak tangga. "Bagus pemda sudah peduli dengan pengguna jalan, tapi kayanya belum selesai pagar ditengahnya belum ada," tutur Gumilar (23) warga yang pulang dari Pasar Johar.
Dikatakan Gumilar dirinya mensuport pemerintah daerah (Pemda) yang saat ini terus melakukan upaya perubahan untuk wajah Karawang terlebih menurutnya pembangunan seperti jembatan Penyeberangan orang sangatlah positif, namun dirinya menilai jika saja pembangunan itu terus hingga selesai sudah pasti masyarakt akan senang. Ia mengatakan, jika saja pemerintah daerah bisa melakukan hal pembangunannya secara cepat, akan jembatan penyeberangan orang dan bisa meminimalkan lalulalangnya penyeberang ditengah jalan diharuskan pembangunan pagar harus dilakukan. "Males mas jauh nyeberangnya kalau harus ke atas dulu, lagian kondisinya seperti tidak ke urus," tuturnya.
Ia juga mengatakan, jika saja masyarakat difasilitasi dengan kondisi yang cukup baik menurutnya tidak akan ada yang menilai jika pembangunan yang dilakukan pemerintah seolah dibuatkan asal jadi, sehingga masyarakat tidak menilai negatif dan agar bisa untuk menggunakannya dengan baik. "Kalau bisa dibawah jembaannya di pagar supaya tidak ada bisa menyeberang dari bawah jembatan," tuturnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template