Jalur Mudik Badami Kobak Biru Berbahaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalur Mudik Badami Kobak Biru Berbahaya

Jalur Mudik Badami Kobak Biru Berbahaya

Written By Mang Raka on Senin, 05 Juni 2017 | 16.00.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Menjelang mudik lebaran tahun ini tampaknya masih ada yang belum mendapat perhatian serius pemerintah, yakni masalah Penerangan Jalan Umum (PJU), terutama di sepanjang jalan Badami-Kobak biru.

Berdasarkan pantauan di lapangan PJU di sepanjang jalur itu masih jauh dari dari memadai. Akibatnya jalur ini cukup berbahaya di malam hari, terlebih akses Siphon menjadi perlintasan para pemudik dari arah Jakarta dan Bekasi. Kondisi tersebut menjadikan jalur Jalan Raya Badami-Loji, tepatnya di Dusun Karadak, Desa Wanajaya, rawan terjadi kecelakaan lalulintas, terlebih kondisi jalan yang aktif oleh pengguna jalan juga kondisi jalan yang gelap gulita terjadi pada malam hari.
Yusron Amran (34), warga Tasik malaya yang hendak mudik dengan sepeda motor juga mengakui hal ini. Dia mengaku cukup waswas dan berhati-hati. Selain ramainya jalan juga banyak penyeberang jalan yang muncul mendadak. Bahkan tidak jarang ada pula pengguna jalan yang tidak mengindahkan rambu-rambu lalulintas. "Saya berharap ada perhatian pemerintah bukan cuma memperbaiki jalan penerangan juga harus di perhatikan," ujarnya saat dijumpai oleh RAKA, Minggu (4/6).
Penerangan jalan juga sangat mambantu mencegah adanya tindakan kejahatan yang banyak terjadi di jalan yang gelap. "Di jalan yang kurang penerangan, sering juga kan terjadi kejahatan," tandasnya
Senada dengannya, Wenry (33) warga Cilamaya, yang menghentikan kendaraannya saat melintasi jalan tersebut mengatakan penerangan yang jelek bukan hanya di akses jalan lingkar selatan saja namun di beberapa titik masuki Kota Karawang pun seperti di sepanjang Interchange, Karawang barat masih banyak PJU yang mati dan belum ada PJU. "Setahu saya, banyak kecelakaan gara-gara kurang penerangan jalan. Bukan hanya di jalan ini (Badami Loji), tapi di interchange juga banyak," ucapnya.
Ia mengeluhkan pemerintah kurang memperhatikan dan tidak tuntas dalam memperhatikan keselamatan di jalan raya. "Saya menilai pemerintah setengah-setengah dalam menjamin keselamatan di jalan salah satunya penerangan yang kurang," tuturnya.
Abdul (36) warga Desa Wanasari mengatakan, kondisi jalan yang bergelombang juga minim penerangan jalan umum (PJU) ini, seringkali banyak memakan korban kecelakaan. Karena kondisi di sepanjang jalan ini, pada malam hari sangat gelap gulita, diperparah dengan banyaknya jalan yang bergelombang juga. “Disepanjang jalan ini masih minim PJU sehingga bila malam datang jalanan gelap gulita. Tidak sedikit pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat mengalami kecelakaan lalulintas bahkan spare part kendaraan mereka pun banyak yang mengalami kerusakan,” katanya.
Abdul bersama warga lainnya berharap kepada dinas instansi terkait agar segera memasang lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalur tersebut. Warga sudah bosan meminta dan mengusulkan perbaikan PJU kepada pemerintah yang hingga kini belum ada realisasinya. Apalagi sebentar lagi musim arus mudik, kendaraan yang melintas di jalan tersebut akan lebih ramai dan padat," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template