Jalan Linggarsasri Ciwulan Terancam Longsor - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Linggarsasri Ciwulan Terancam Longsor

Jalan Linggarsasri Ciwulan Terancam Longsor

Written By Mang Raka on Sabtu, 03 Juni 2017 | 13.30.00

TELAGASARI, RAKA - Jalan Linggarsari - Ciwulan sempat amblas akibat longsor dan terbawa arus sungai satu setengah tahun lalu. Meskipun sudah dijejali material bebatuan dan tanah, namun akses satu-satunya jalanan desa Linggarsari tersebut masih belum stabil. Bahkan, berpeluang terjadinya kembali longsor susulan di sebelah utara jalur tersebut.

Tokoh Desa Linggarsari, Romli S.pd mengatakan, bekas longsor satu setengah tahun lalu tersebut sudah lama diarug ulang dengan material bebatuan, tanah dan kawat sehingga aliran sungai dibawahnya juga sudah digeser kesebelah barat. Namun, bukan berarti kondisinya stabil. Sebab, saat ini jalaan tersebut mengintai kendaraan bermuatan berat, bahkan kendaraan roda empat berukuran kecilpun sering bergesekan dengan bebatuan yang curam.
Yang lebih memprihatinkan lagi sambung Romli, nampaknya kembali ancaman longsor dibagian sebelah utara yang semakin menyempitkan bahu jalan hotmik. Ibarat jalanan diatas bukit, jalanan ini membahayakan pengendara yang belum hapal medan, apalagi lokasinya pas denhgan tikungan. "Sebagai warga kami berharap supaya kondisi jalan ini distabilkan, itu bagian utara juga sudah mulai menyeret bahu jalan semakin menyempit," pungkasnya.
Kades Linggarsari, H Rasam Efendi mengatakan, pengajuan demi pengajuan sudah dilayangkan demi menstabilkan tanah pasca longsor satu setengah tahun lalu. Namun, semakin hari kondisinya masih memerlukan tambahan material. Sebab, akibat jalan licin dan curam dibawahnya irigasi harus ekstra hati-hati, bahkan sesekali sempat ada mobil pengangkut ayam terguling dilokasi ini.
Disatu sisi, memang masih belum stabil, disisi lain potensi longsor sudah didepan mata lagi. Untuk itu, ia berharap Pemkab bisa disegerakan membantu, disebelah selatan ditambah bebatuannya, sementara di utara diberi material penahan tanah yang kokoh, sebab tidak ada jalur alternatif selain jalanan utama itu. "Yang Selatan belum stabil, yang utara terancam longsor," ujarnya.
Rasam menambahkan, jalanan yang masih curam dan menyempit akibat gerusan pinggiran sungai, bukan saja menghambat perdagangan, pertanian, tetapi juga pembangunan-pembangunan desa, sebab, akses itu tak bisa dilalui kendaraan Jayamix/molen untuk mengecor akses-akses yang akan dibangun, utamanya di dusun Linggarsari 1 RT 08/01. Karenanya,  coran jalan-jalan gang, diharapkan bisa dengan cara-cara manual saja tanpa mengurangi spek yang ada. Memang, diakui Rasam, untuk mengangkut material masih bisa semisal pasir, batu dan lainnya, itupun harus berhati-hati." Mobil besar mah sudah jangan mlintas saja, pembangunan juga ya di sebelah utara sementara biasa manual saja," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template