Jadi Tersangka, Aking Belum Ditahan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jadi Tersangka, Aking Belum Ditahan

Jadi Tersangka, Aking Belum Ditahan

Written By Mang Raka on Selasa, 13 Juni 2017 | 12.30.00

-Dijerat Pasal Berlapis

KARAWANG, RAKA - Setelah berkali-kali menggelar perkara, akhirnya penyidik Polres Karawang menetapkan Aking Saputra sebagai tersangka dalam kasus penodaan agama, Senin (12/6) kemarin.
Meski begitu, penyidik belum melakukan penahanan terhadap mantan direktur PT Tatar Kertambumi Karawang itu, karena masih dalam proses penyidikan. "Ya, Aking sudah tersangka dan penyidikan terus berlanjut. Kita akan tuntaskan kasus ini secara proporsional," kata Kapolres Karawang AKBP Ade Ary Syam Indradi kepada Radar Karawang usai menggelar jumpa pers di Mapolres Karawang.
Penyidik, kata Ade, menjerat perbuatan Aking dengan pasal berlapis. Sebab, selain dikenakan pasal 156 dan atau 156a KUHPidana, Aking juga dijerat dengan pasal 45 ayat 2 jo pasal 28 ayat 2 UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
"Aking dikenai pasal 156 dan atau 156a KUHPidana dan atau pasal 45 ayat 2 jo pasal 28 ayat 2 UU ITE," terang Ade.
Sebelumnya, Kasatreskrim Polres Karawang AKP Maradona A Mapaseng mengatakan, pihaknya menetapkan Aking menjadi tersangka setelah menemukan unsur pidana dan bukti yang cukup kuat. Bahkan, untuk meningkatkan status Aking dari saksi menjadi tersangka, pihaknya telah melakukan gelar perkara selama tiga kali. Gelar perkara pertama kalinya pada Rabu (31/5) lalu, tidak ada keputusan, karena polisi masih membutuhkan tambahan saksi lagi. Kemudian pada gelar perkara kedua kalinya pada Sabtu (3/6), penyidik meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan.
Gelar perkara yang dilaksanakan Rabu (7/6), juga belum memperjelas status Aking. Sedangkan pada keesokan harinya, Kamis (8/6), penyidik Polres Karawang mengajukan pencekalan ke pihak Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia. "Aking diperiksa sebagai tersangka tadi siang (kemarin)," kata Maradona.
Maradona menambahkan, dua alat bukti serta keterangan saksi-saksi dan barang bukti lainnya, sudah dianggap cukup untuk meningkatkan status  perkara ini. Bukti-bukti yang sudah dipegang polisi, diantaranya handphone yang digunakan tersangka, sim card dan print screenshoot chat. Ditambah, bukti keterangan dari saksi ahli dan uji laboratorium resmi. "Kami juga sudah mempunyai keterangan dari tersangka," tandasnya.(ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template