Haji Diding Ambil Formulir PDIP - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Haji Diding Ambil Formulir PDIP

Haji Diding Ambil Formulir PDIP

Written By ayah satria on Selasa, 06 Juni 2017 | 20.34.00

Dijagokan Pengurus NU Purwakarta

PURWAKARTA,RAKA - Diantar sejumlah kader dan puluhan pendukungnya, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Purwakarta, H Saipudin Zukhri SH, mengambil formulir pendaftaran bakal calon kepala daerah di DPC PDIP Purwakarta, Senin (5/6).
"Kenapa daftar ke PDIP, pertama karena di PKB belum dibuka pendaftaran dan yang lebih penting lagi silaturahminya. Di Purwakarta, untuk bisa mencalonkan satu paket pasangan, tidak ada satu parpol pun yang bisa mengusung calon tanpa koalisi," ujar Haji Diding, begitu dia biasa disapa kepada sejumlah wartawan.
Dengan mengikuti mekanisme yang ada di internal PDIP, Haji Diding berharap bisa mendapatkan rekomendasi dari partai besutan Megawati itu. "Saya mantap maju sebagai calon Bupati Purwakarta. Secara formal saya ambil formulir pendaftaran di PDIP. Secara politik, bisa jadi, saya meminta kesediaan Acep Maman untuk jadi wakil bupati," ujarnya.
Diketahui, PC NU Purwakarta sebelumnya sepakat mendukung H Saipudin Zukhri untuk ikut bursa Pilkada 2018 mendatang. Haji Diding dianggap pantas memimpin Purwakarta setelah Dedi Mulyadi lengser. Kesepakatan dukungan terhadap Anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Barat itu, mengkristal pada Rapat Koordinasi Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang dihadiri Majelis Wilayah Cabang (MWC) se-Kabupaten Purwakarta di Pondok Pesantren Al-Muhajirin II Ciseureuh, akhir pekan lalu.
Selain Haji Diding, ada empat tokoh KBNU Purwakarta lainnya yang direkomendasikan. Mereka adalah, Neng Supartini, Akhfaz Fauzi, Komarudin dan Budi Sopani Muplih. Untuk menentukan satu di antara lima tokoh tersebut, 17 MWC melakukan musyawarah. Hasilnya, mereka tak ragu memilih Haji Diding. Seluruh MWC meyakini Haji Diding memenuhi kriteria yang telah ditetapkan NU Purwakarta.
Haji Diding mengapresiasi dukungan yang diberikan KBNU. Dia mengakui bahwa dukungan tersebut belum final. Sebab dalam pilkada, yang mempunyai peranan adalah partai politik.
Namun demikian, ia menilai dukungan ini merupakan poin penting untuk memuluskan langkahnya menuju pencalonan bupati dan wakil bupati Purwakarta. "Biasanya ekspektasi Nahdliyin berpengaruh terhadap kebijakan partai," katanya.
Partai yang dimaksudnya adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Diketahui hingga saat ini, DPC PKB Purwakarta belum menentukan siapa yang akan diusung dalam suksesi 2018 mendatang. Haji Diding mengambil contoh dalam Pilgub di Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Dikatakannya, DPW PKB Jawa Timur akhirnya mengikuti arus Nahdliyin dalam mengusung calon. "Saya berharap Purwakarta juga akan seperti itu. PKB mendengar apa yang diinginkan Nahdliyin," ujarnya.
Hingga berita ini ditulis Radar Karawang, sudah ada 9 tokoh dari berbagai latar belakang yang mendaftar di PDIP Purwakarta, diantaranya; Deddy Effendy (mantan Kadisdik), Muhamad Kudri (advokat), Saleh Lutpi (pengusaha), Muhamad Abdullatif (Ketua Kadin), Padil Karsoma (Sekda), Acep Maman (Ketua DPC PDIP), Mesakh Supriadi (Ketua Fraksi Golkar), Dadan Koswara (wakil bupati) dan Saipudin Zukhri yang merupakan anggota DPRD Jabar. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template