Duo Maling Nyaris Dihakimi Massa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Duo Maling Nyaris Dihakimi Massa

Duo Maling Nyaris Dihakimi Massa

Written By Mang Raka on Kamis, 08 Juni 2017 | 12.00.00

- Kepergok Bobol Konter Handphone

PURWAKARTA, RAKA - Dua pemuda asal Bandung Barat, nyaris habis dihakimi massa setelah kepergok sedang menggasak sejumlah handphone berbagai merk di salah satu konter di Jalan  Kecamatan Plered, Rabu (7/6). Dua pemuda itu bernama IR (20) dan RL (22), keduanya merupakan warga Kampung Tapos RT 01, RW1, Desa Sirnaraja, Kecamatan Cependey Kabupaten Bandung Barat.
Kejadian itu berawal dua pelaku datang ke sebuah konter di Jalan Raya Empangsari, Desa Sindangsari, Kecamatan Plered, sekitar pukul 03.00 WIB. Kedua pelaku langsung menyantroni toko itu saat ditinggal pemiliknya untuk melaksanakan sahur. Bermodalkan linggis keduanya langsung mencongkel kunci gembok dan menggasak sejumlah handphone yang terpajang di etalase toko. Namun, aksi pencurian tersebut kepergok pemiik warga dan langsung mengejar dan menangkap kedua pelaku. "Saya sedang di rumah sahur lalu mendapat telepon, katanya konter saya ada yang bobol," kata Rahman, pemilik toko.
Mengatahui ada pencuri tertangkap dan diamankan, warga lain penasaran dan berbondong- bondong mendatangi konter milik Rahman. Pasalnya, warga lain juga kesal lantaran sudah banyak pemilik konter. Diduga di wilayah tersebut sudah ada beberapa konter handphone lain yang digasak kawanan pelaku itu. "Ya emang tetangga saya juga dulu sama pernah dibobol maling dan banyak HP dan laptop hilang," terangnya.
Untuk menghindari amukan massa, petugas kepolisian dari Polsek Plered yang datang ke lokasi langsung menjemput pelaku. Dari tangan keduanya, Polisi berhasil mengamankan sejumlah ponsel beserta linggis yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya. Sementara dihadapan petugas, keduanya mengaku telah dua kali melancarkan aksinya di wilayah Kecamatan Plered. Sementara hasil operasi biasanya digunakan untuk berpoya-poya. "Baru dua kali maling di Plered lalu hasil jarahan dijual di Bandung uangnya untuk hura-hura sama temen,'' tutur salah satu pelaku.
Untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatan para pelaku, serta untuk penyelidikan lebih lanjut, keduanya kini harus mendekam sel tahanan Polsek Plered. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template