Dua Pemuda Rese Tewas Diamuk Warga - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Dua Pemuda Rese Tewas Diamuk Warga

Dua Pemuda Rese Tewas Diamuk Warga

Written By Mang Raka on Sabtu, 03 Juni 2017 | 12.00.00

-Karaokean, Ribut, Nodong, Aniaya Sopir

KARAWANG, RAKA - Entah apa yang merasuki Taufik (33) dan Andika (18), warga Desa Warungbambu, Kecamatan Karawang Timur. Usai senang-senang di tempat karaoke, mereka justru melakukan penganiayaan, merampas handphone, dompet dan motor orang lain.
Aksi tersebut membuat kesal masyarakat, hingga akhirnya berujung kematian. Keduanya dikeroyok massa yang sudah geram dengan tingkah polah keduanya. Nyawa mereka melayang di kawasan Guro II Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Jumat (2/6), sekitar pukul 02.30 WIB.
Kapolsek Karawang Kota Kompol Iwan Ridwan Saleh melalui Kanitreskrim Iptu Yoga Prayoga ketika ditemui Radar Karawang di kantornya mengatakan, Jumat dini hari kemarin, ada empat rangkaian peristiwa yang menyangkut kedua pelaku. Dua rangkaian peristiwa tersebut ditangani di Polsek Pangkalan, dua lagi ditangani Polres Karawang. "Khusus kasus yang ditangani di Polres Karawang, dinyatakan selesai karena terlapornya sudah meninggal dunia," kata Yoga.
Selain itu, Polsek Karawang juga telah mendapatkan surat pernyataan dari pihak keluarga pelaku, yang intinya mereka tidak akan melakukan upaya hukum terkait kematian Taufik dan Andika. "Pihak keluarga menyadari apa yang telah dilakukan Taufik dan Andika, sehingga membuat surat secara tertulis untuk tidak melakukan upaya hukum," tambahnya.
Yoga menguraikan, empat peristiwa yang terjadi di wilayahnya, awalnya dimulai di tempat karaoke Venus Karawang. Saat itu, kedua pelaku bersama empat rekannya karaokean di tepat hiburan malam tersebut. Saat asyik bernyanyi ria, salah seorang diantara kedua pelaku tersinggung dengan perilaku pengunjung lainnya. "Kedua pelaku yang tak mampu mengontrol emosinya langsung menganiaya pengunjung tersebut. Namun, keributan tersebut berhasil dilerai tiga teman pelaku lainnya. Kasus ini sendiri dilaporkan ke Polres Karawang," beber Yoga.
Selanjutnya, kata Yoga, kedua pelaku bergegas pulang mengendarai sepeda motor Yamaha R15 warna merah T 4065 NN, melintasi Jalan Tuparev. Saat melintasi Pasar Johar, kedua pelaku melihat Dede Solehuddin (26), warga Jalan R Ali Muktar, Kampung Babakan Sananga RT 03/18 Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, sedang nongkrong di atas motornya sembari memainkan telepon seluler.
Kedua pelaku langsung menghampiri korban sembari menodongkan golok. Dengan bekal senjata tajam tersebut, kedua pelaku meminta korban untuk menyerahkan sepeda motor Honda CB warna putih T 2653 LY beserta kuncinya, dompet dan hapenya. Korban yang saat itu sangat ketakutan, sambung Yoga, langsung melarikan diri dan bersembunyi di sekitar tempat kejadian perkara.
Melihat tingkah korban, emosi kedua pelaku pun memuncak. Pasalnya, motor yang ditinggalkan korban kondisinya dalam keadaan terkunci. Akibatnya, motor korban dijadikan sasaran kemarahan kedua pelaku. Taufik dan Andika langsung membacoki motor korban hingga rusak. Puas merusak motor korban, keduanya pun melarikan diri ke arah bantaran irigasi Tarum Timur Karawang. "Sebelum kedua pelaku pergi, massa yang sebelumnya sudah kesal melihat mereka tanpa dikomando langsung bergerak untuk mengeroyok pelaku. Meski kabur, massa tetap mengejar hingga ke arah Perum Gading Elok," terang Yoga.
Kedua pelaku yang sudah ketakutan itu berusaha menghindar dan langsung berbelok ke kanan menuju Jalan Veteran, seberang irigasi. Namun, langkah keduanya terhalang oleh sebuah truk molen, saat akan melintasi jembatan tersebut. "Kesal terhadap sopir truk tersebut, kedua pelaku kemudian merusak kaca mobil termasuk menganiaya sopir. Kasus ini juga dilaporkan ke Polres Karawang," kata Yoga.
Usai menganiaya sopir molen, kedua pelaku mencoba melarikan diri melalui Guro II. Rupanya, tindakan kedua pelaku memancing kemarahan warga Guro II yang sudah berbaur dengan massa, yang sebelumnya mengejar dari depan Pasar Johar. Massa yang sudah emosi langsung menghakimi kedua korban. "Pak kapolsek bersama anggota langsung ke TKP untuk mengamankan kedua pelaku. Saat akan dievakuasi ke RSUD Karawang, nyawa Taufik sudah melayang. Sedangkan Andika menderita luka berat," sambung Kanitreskrim.
Andika yang kondisi kesehatannya kritis, lanjut Yoga, langsung ditangani di ruang ICU RSUD Karawang sejak pukul 04.00 WIB. Namun karena kondisi lukanya cukup berat, Andika akhirnya menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 08.30 WIB. "Sekali lagi, karena kedua pelakunya sudah meninggal dan tidak lagi bisa dimintai pertanggungjawaban secara hukum, kasus pengeroyokan dan percobaan curas ini ditutup demi hukum," pungkas Yoga. (ops)
Berbagi Artikel :

3 komentar:

  1. Salut kepada warga karawang,..yg begitu kompak,membasmi kejahatan,setidaknya 2 manusia bodoh tdak brguna itu sudah tewas,...

    BalasHapus
  2. Tah bener mendingan di massa nepi ka modar begal motor mah ulah di hirupan sbb malah makin ngajago...

    BalasHapus
  3. Karunya pisan eta jelema, hirup na sia-sia, paeh na oge ngenes.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template