Dipukul Suami, Istri Lapor Polisi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dipukul Suami, Istri Lapor Polisi

Dipukul Suami, Istri Lapor Polisi

Written By ayah satria on Selasa, 06 Juni 2017 | 20.33.00

Bibir Warga Wancimekar Berdarah

KOTABARU, RAKA - Siapa yang tidak ingin menghabiskan waktu bulan suci Ramadan bersama keluarga tercinta di rumah. Namun itu tidak bagi Nurhayati (34) warga Dusun Rancamanyar Blok B No 7, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, ini justru memilih untuk berpisah dan bercerai dari suaminya usai mengalami kekerasan dalam rumah tangga, Senin (5/6) siang kemarin.
Nurhayati menceritakan, kejadian yang tidak diinginkannya tersebut berawal ketika dirinya kesal terhadap sikap suaminya, Juli Honduru, yang setiap hari kerjanya hanya tidur dan tidur. Parahnya, sang suami kerap mengambil uang tanpa sepengetahuan Nurhayati. Merasa jengkel dengan sikapnya itu, suami langsung pergi menggunakan sepeda motor ke kediaman orangtuanya. Takut ditinggal, Nurhayati pun langsung bergegas cepat menyusulnya. Namun di tengah perjalanan tepat di Jalan Raya Pangulah, Nurhayati malah dipukul suaminya hingga berdarah. "Awalnya cekcok di rumah, dia terus pergi saya susul. Dia malah nonjok bibir saya, sekali tapi langsung berdarah," ucapnya kepada Radar Karawang di kantor Polsek Kotabaru.
Tidak menerima kejadian tersebut, perempuan yang hanya berjualan jajanan anak di tempat pengajian ini, langsung melaporkan kejadian tersebut ke kakak kandungnya di rumah. "Saya langsung pulang, soalnya pas udah nonjok saya di jalan tempat umum. Saya khawatir sama anak saya yang masih kecil, takut shok dan nangis," ungkapnya.
Nasi sudah jadi bubur, keinginannya untuk bersatu kembali sudah berada jauh dari pikirannya. Justru setelah kejadian tersebut, perempuan yang dikaruniai dua anak ini langsung meminta cerai, dan melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian setempat. "Saya sudah enggak kuat, mau cerai aja kalau gini caranya. Dia nya juga kabur dari rumah da," ucapnya sambil meneteskan air mata.
Engkos, saudara korban yang mengantarkan ke kepolisian, meminta adik iparnya itu segera ditangkap. "Siapa sih yang tega liat adiknya digituin. Saya mau kasus ini ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang ada," tegasnya.
Upaya pihak keluarga dalam menangani kasus tersebut ternyata tidak mulus. Pasalnya, saat melapor petugas kepolisian sedang sibuk mempersiapkan lalu lintas menjelang musim mudik di Bakanmaja. "Nanti aja (laporannya). Kapolsek sama petugas lain sama polres sedang persiapan lalin di Bakanmaja," ujar salah satu petugas kepolisian di Polsek Kotabaru.
Sementara dihubungi di tempat yang berbeda, Kapolres Karawang AKBP Ade Ary Syam Indradi SH mengaku akan memeriksa dan menindaklanjuti kasus tersebut. "Baik kami akan cek, dan akan kami tindaklanjuti," terangnya saat dihubungi melalui pesan singkat. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template