Dinas Pertanian Minimalkan Serangan Hama - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dinas Pertanian Minimalkan Serangan Hama

Dinas Pertanian Minimalkan Serangan Hama

Written By Mang Raka on Selasa, 13 Juni 2017 | 12.00.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Dinas Pertanian Kabupaten Karawang akan bekerjasama dengan Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) untuk meminimalkan serangan hama yang menyerbu lahan pertanian. Hal itu dilakukan sebagai upaya mengantisipasi gagal panen yang menimpah petani dalam musim tanam terakhir.

Dinas Pertanian melalui Kasi Perlindungan tanaman padi dan Palawija, Yoyo Yudaswara menyampaikan, tidak menampik jika pertanian saat ini telah mengalami perubahan yang cukup serius. Mulai dari serangan hama batang coklat serta diiringi virus yang mampuh merusak pertanian di pesawahan Karawang, meminimalkan terjadi hal itu pihaknya merencanakan untuk meminimalkan terjadi hal yang serupa. "Kita punya dua kegiatan salah satunya bekerjasama dengan Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT)," tuturnya kepada Radar karawang, Senin (12/6).
Dia mengatakan, dirinya yakinkan para petani saat ini harus bisa bersinergis dengan para penyuluh untuk meminimalkan terjadinya serangan hama wereng batang coklat, tikus, penggerek batang padi, serta penyakit blas, yang dimana hal itu merupakan hama utama di seluruh Indonseisa mengenai pertanian. "Secara nasional hama saat ini menjadi hal yang perlu di waspadai mengingat terdapat virus kerdil rumput yang merupakan fektornya terdapat di wereng  batang coklat," tuturnya.
Ia juga mengatakan, saat ini setiap sebelumnya dilakukan cocok tanam pihaknya melalui penyuluh di seluruh Kabupaten Karawang selalu mengadakan penyuluhan sebelum dilakukannya penanaman. "Mulai dari Bibit pertanian selalu sosialisasi terlebih dahulu," tuturnya.
Lebih lanjut baginya  saat yang perlu diketahui para petani harus terus mengamati mengingat hama bisa saja muncul dengan waktu yang tidak di duga-duga, pengendalian organisme pengganggu tumbuhan perlu diketahu para petani. "Setiap penyuluh harus merata sosialisasi jangan hanya dilakukan kepada pemiliknya saja tapi harus juga dilakukan kepada penggarap sawah," tuturnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template