Dalam Dua Jam Harta Tata-Toto jadi Arang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Dalam Dua Jam Harta Tata-Toto jadi Arang

Dalam Dua Jam Harta Tata-Toto jadi Arang

Written By Mang Raka on Selasa, 20 Juni 2017 | 12.00.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Diduga akibat rembetan pembakaran serbuk kayu produksi kusen, bangunan tempat pembuatan kusen, pintu dan jendela milik Toto dan satu unit rumah milik Tata di Dusun Krajan 1 RT 02/01 Desa Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, hangus dilalap api.
Peristiwa itu terjadi Senin (19/6) dinihari, sekitar pukul 02.00 Wib. Kabarnya, insiden tersebut terjadi saat mati lampu.
Warga setempat, Afas mengatakan, kebakaran terjadi begitu singkat di bangunan tempat membuat kusen, pintu dan jendela yang tak jauh dari Kantor Desa Lemahabang. Diduga, kejadian bermula dari rembetan api dari serbuk-serbuk kayu yang biasa dibakar tak jauh dari tiang listrik. Pada pukul 02.00, api melahap bangunan milik Toto yang tidak berpenghuni tersebut. Tidak ada yang tidur di bangunan itu, karena para karyawannya tengah mudik.
Tidak itu saja, api juga merembet ke bangunan rumah warga bernama Tata di bagian atasnya. Beruntung, tiga penghuni rumah tersebut selamat dari kobaran api meskipun sebelumnya dalam kondisi tidur. Paling banyak sebut Afas, harta benda yang dilahap adalah rumah milik Tata. "Kebakaran baru diketahui oleh centeng-centeng kantor desa, H Endin dan tukang toko pupupk H Andri," ungkapnya.
Penyebabnya sendiri sambung Afas, mungkin dari api pembakaran serbuk kayu yang dibakar tak jauh dari tiang listrik. Bisa jadi terjadi korsleting listrik. Sebelum dua unit mobil pemadam kebakaran didatangkan, masyarakat berbondong-bondong memadamkan api dengan peralatan seadanya. Baru sekitar waktu sahur, api berhasil dipadamkan. "Masyarakat rame melihat kejadian ini, karena sebelumnya membantu memadamkan api dengan air seadanya," ujarnya.
Kades Lemahabang Rusli Sumawinata menduga, api brasal dari serbuk kayu tempat pembakaran sampah. "Api diduga dari tempat pembakaran sampah," katanya.
Kasie Trantib Kecamatan Lemahabang Asep Vivar menduga, api berasal dari konsleting listrik yang ada di tempat produksi kusen milik Toto yang ditinggal mudik. Kemudian api merambat dengan cepat ke rumah milik Tata yang berpenghuni tiga orang, satu di antaranya anak kelas 3 SD.
Asep mengatakan, selain uang Rp 20 juta, sejumlah perhiasan dan alat elektronik, tidak ada korban jiwa. Ditaksir, kerugian mencapai Rp 500 juta. "Api baru dapat dipadamkam jam sekitar pukul 03.20 Wib oleh pemadam kebakaran," ujarnya.
"Kita sudah laporan ke mako (Satpol PP Karawang), dan selebihnya jadi pelajaran bagi semua masyarakat untuk sadar antisipasi musibah semacam ini," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template