Calo KTP Masih Gentayangan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Calo KTP Masih Gentayangan

Calo KTP Masih Gentayangan

Written By Mang Raka on Kamis, 08 Juni 2017 | 13.00.00

KARAWANG, RAKA - Keberadaan pasukan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) ternyata tidak menciutkan nyali para calo, dan oknum pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcatpil) Kabupaten Karawang, memanfaatkan keletihan masyarakat saat antre mengurus dokumen kependudukan.
Para calo ada dimana-mana, namun keberadaannya tidak mudah ditemukan. Tanpa disengaja Radar Karawang mendengar komunikasi yang dilakukan antara seorang warga dengan pihak yang menawarkan jasa bisa membantu pengurusan dokumen kependudukan. Saat hendak mendekati dan coba mendengarkan secara jelas, ternyata orang yang menawarkan jasa tersebut memiliki kedekatan dengan orang dalam Disdukcatpil di ruang pelayanan dokumen akta kelahiran, keterangan kematian, akta pernikahan agama Kristen, dan layanan pindah datang kependudukan. Padahal ruangan tersebut masih satu tempat dengan kantor kepala Disdukcatpil.
Wartawan koran ini menyaksikan kalau orang yang menawarkan jasa dan juga pemohon, berdiri di dekat pintu belakang kantor, tempat keluar masuk petugas Disdukcatpil.
Dikonfirmasi hal itu, Kabid Kependudukan Dra Lilis Jayasutisna M.Pd mengatakan, keberadaan calo tidak bisa dipungkiri. Tapi kepala Disdukcatpil sudah menginstruksikan dengan tegas agar tidak main-main dengan calo. "Untuk aturan sudah jelas tidak boleh. Bahkan jika tertangkap Saber Pungli, pihak Disdukcatpil tidak bisa berbuat apa-apa. Karena hal tersebut sudah ditegaskan ke semua bawahan," ungkapnya.
Lilis menambahkan, setiap saat kepala dinas dan pejabat Disdukcatpil lainnya selalu mengingatkan ke semua bawahan yang berhubungan langsung dengan pemohon agar tidak macam-macam. "Kita sudah berbenah, meski memang belum optimal. Tapi jika ditemukan atau bahkan tertangkap, tanggung jawab akan ditanggung masing-masing pelaku. Saya bahkan sering mengatakan, kalau ada kasus, jangankan atasan, pemohon yang melakukan pmeberian uang tidak akan ikut bertanggung jawab. Resiko ditanggung yang bersangkutan," katanya.
Sebelumnya, Kepala Disdukcatpil Yudi Yudiawan menegaskan tidak main-main kepada setiap bawahan yang masih tidak mendengar aturan yang ada. "Jika memang ada yang masih bandel, sebagai kepala dinas sudah mengingatkan. Maka resiko harus ditanggung sendiri yang bersangkutan," ujar Yudi. (dri)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template