Belasan Hektare Sawah Diserang Hama Ulat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Belasan Hektare Sawah Diserang Hama Ulat

Belasan Hektare Sawah Diserang Hama Ulat

Written By Mang Raka on Jumat, 09 Juni 2017 | 12.30.00

- Petani Rugi Lagi

RAWAMERTA, RAKA - Belasan hektare sawah di Dusun Jamantri, Desa Mekarjaya, Kecamatan Rawamerta kembali diserang hama ulat setelah sebelumnya hama tersebut sempat membuat petani merugi. Serangan hama ulat tersebut sudah terjadi kurang lebih selama 1 Minggu.
Menurut salah seorang petani, Tarwin, dirinya mengetahui tanaman padinya terserang hama ulat kurang lebih 3 hari yang lalu. Namun, dirinya memperkirakan serangan hama ulat tersebut sudah terjadi sejak 1 Minggu yang lalu. Dirinya mengakui hingga kini belum ada pihak terkait, baik poktan ataupun PPL yang meninjau atau memberikan bantuan obat kepadanya. "Ya sampai saat ini belum ada pengawasan dari pihak manapun, entah tidak ada ataupun saya nya yang tidak tahu, yang pasti untuk area pesawahan di daerah saya belum ada," katanya, kepada Radar Karawang, Kamis (8/6) kemarin.
Sedangkan menurut tokoh tani sekaligus sebagai petani aktif, Saepul Bahri, dirinya menilai pihak terkait terkesan lamban dalam menangani permasalahan pertanian, seperti serangan hama yang dialami petani saat ini. Mengingat serangan hama ulat ini merupakan serangan yang kedua setelah sebelumnya petani mengaku rugi hingga setengahnya. "Saya kira pengawasan dan penanganannya lamban, seharusnya bisa dicegah sebelum terjadinya penyebaran," keluh dia.
Lebih lanjutnya, ia mengeluhkan bantuan pemerintah selama ini, seperti bantuan traktor, obat, bibit yang seharusnya diterima oleh petani. Justru, dinikmati oleh ketua gapoktan. Pasalnya, selama ini para petani tidak pernah merasakan adanya bantuan pemerintah tersebut. "Sampai saat ini dengan banyaknya bantuan, saya tidak pernah menerima apapun, malah yang dianggap mampu saja yang menerima, sekalipun diberikan bantuan traktor, malah disewakan sesuai dengan harga pada umumnya. Padahal itu traktor bantuan dari pemerintah," terang dia.
Di tempat berbeda, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Siti Suhaebah, Jumat sebelumnya ia mengaku sudah mengontrol ke tiap pesawahan yang dianggap rawan dengan serangan hama, disitu ia menemukan salah satu hama yang menyerang tanaman padi yakni Hama Putih Palsu (HPP). "Jumat kemarin saya sudah mengontrol ke area sawah yang sering menjadi sasaran hama, namuan di situ saya hanya menemukan HPP, untuk ulat sendiri saya belum menemukannya, mungkin hama ulat datang setelah beberapa hari saya beranjak dari sawah," kata dia.
Selanjutnya, dengan serangan hama ulat tersebut ia menyebutkan akan segera bertindak untuk mencegah lebih banyaknya penyerbaran hama ulat tersebut. Pasalnya, tanaman padi masih bisa diselamatkan dengan  beberapa penanganan. "Mumpung masa panen masih jauh, dan sekarang masih bisa diatasai, asalkan kita intenss saja merawatnya, dan kami pun dari PPL tidak akan tinggal diam," pungkasnya, (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template