Tal Ada yang Mau jadi Penilik di Tempuran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tal Ada yang Mau jadi Penilik di Tempuran

Tal Ada yang Mau jadi Penilik di Tempuran

Written By ayah satria on Sabtu, 06 Mei 2017 | 18.42.00

TEMPURAN, RAKA - Berbeda dengan Kecamatan Lemahabang yang kebanjiran pendaftar calon-calon penilik UPTD Pendidikan, di Kecamatan Tempuran pekerjaan itu tidak laku. Dari 32 SD yang ada, tidak satupun guru dan kepala sekolah SD yang minat mendaftarkan diri dalam rekap seleksi penilik yang akan dibuka Bidang Pendidikan Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang.
Penilik UPTD Pendidikan Kecamatan Tempuran, Ato Sunarto mengatakan, alasan priodesasi menjadikan sejumlah Kepsek SD memang banyak minat pengembangan karier menjadi Penilik atau tenaga fungsional. Dari jumlah yang santer mencapai ratusan dari latar belakang Guru maupun Kepsek, mungkin saat seleksi nanti, Bidang PNFI memberikan Quota.
Jika mengacu pada Peraturan, seorang Penilik itu untuk 10 Lembaga seperti PAUD atau membina 60 guru Paud. Namun, melihat spesifikasi Penilik yang akan datang dibeberapa binaan, baik Paket, Kursus maupun PAUD dan PKBM, bisa jadi kuotanya bertambah banyak. Apalagi, meskipun tidak ada srtifikasi lazimnya Pengawas, jabatan fungsional yang mensyaratkan utama lulusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) ini dapat Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dari Pemkab. "Alasan Priodesasi yang mungkin mendasari banyaknya peminat Penilik," ujarnya.
Dulu sambung Ato, sangat jarang yang ikut daftar menjadi Penilik karena tidak mendapat TPP, tapi saat ini bisa jadi alasan TPP juga menjadi faktor pendorong minat para Kepsek dan Guru. Sayangnya, khusus di Kecamatan Tempuran, meskipun sudah tersosialisasikan persiapan jelang dibukanya pendaftaran penilik, dari 12 SD yang ada, tidak satupun yang minat, beda dengan Kecamatan lainnya yang jumlahnya cukup banyak.
Terlepas apapun motif dan alasan seseorang mendaftar Penilik, yang jelas di Kecamatan ini tidak ada sama sekali yang minat. Mungkin saja, sambungnya, karena alasan usia, atau faktor lainnya." Di Tempuran kebetulan sepi peminat, padahal kabar ini sedikit banyak sudah santer disosialisasikan," Ujarnya.
Sebelumnya diberitakan sebanyak 10 Kepala Sekolah dan dua guru di Kecamatan Lemahabang disebut-sebut sudah ancang-ancang ikut seleksi penerimaan calon penilik UPTD Pendidikan. Bahkan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Lemahabang, Romli S.pd, mengakui itu. selain dirinya yang sudah siap ikut seleksi jadi penilik, kabarnya memang ada sembilan Kepsek dan dua guru lainnya yang sudah ancang-ancang sebagai calon pendaftar.
Romli menilai tidak mungkin bisa membendung keinginan para Kepsek dan guru untuk nyalon jadi Penilik, karena itu merupakan hak. Tinggal nanti, dilihat pembukaan dan seleksinya oleh PNFI. Lagi pula, mungkin jumlah penilik yang dibutuhkan Disdikpora itu dibatasi dan belum menjamin lolos semua, karena semuanya harus ikuti tahapan-tahapannya.
Sementara Wakil Ketua Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Karawang, Andang Hermawan, sebelumnya juga mengatakan, jumlah yang sudah ancang-ancang nyalon penilik, diakuinya sudah banyak. Meskipun belum dibuka secara resmi, bidang yang urusi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) ini sudah menyedot banyak pendaftar. Jika di Lemahabang santernya sudah 12 orang, di tingkat Kabupaten kabarnya sudah mencapai 104 orang. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template