Sudah 10 Orang Tewas Ditabrak Kereta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sudah 10 Orang Tewas Ditabrak Kereta

Sudah 10 Orang Tewas Ditabrak Kereta

Written By Mang Raka on Rabu, 10 Mei 2017 | 14.00.00

-Warga Pangulah Selatan Gemar Nongkrong di Rel

KOTABARU, RAKA - Tinggal dekat rel kereta api memang mempunyai daya pikat sendiri. Di Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru, misalnya. Setiap bulan Ramadan, terutama menjelang bulan puasa, biasanya warga nongkrong di rel kereta api.
Aktivitas itu jelas berbahaya. Karena jika lengah, bisa saja disambar kereta api yang melintas. Hingga bulan Mei, sedikitnya 10 orang tewas ditabrak kereta api di KM 89+8 Kampung Daringo RT 05/RW 05, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru. "Disini rawan, tahun ini saja sudah ada sekitar 10 orang yang jadi korban," ungkap Kepala Desa Pangulah Selatan Endih kepada Radar Karawang, Selasa (9/5) kemarin.
Agar kejadian serupa tidak terus terulang, Endih meminta warganya tidak melakukan aktivitas di rel kereta api. Terutama saat bulan Ramadan. "Setiap Ramadan pasti banyak yang nongkrong di rel kereta api. Ditakutkan jatuh korban," tuturnya.
Sementara itu, Senin (8/5) malam kemarin, seorang perempuan tanpa identitas diduga ditabrak kereta api. Korban ditemukan tewas tidak jauh dari rel kereta api di Pangulah Selatan. "Saya dikasih tahu sama pak Maman. Saya pas ke lokasi betul ada perempuan yang sudah tidak bernyawa," tutur seorang saksi mata, Dewi (45).
Dirinya langsung menghubungi Polsek Kotabaru, korban segera dievakuasi. "Korban pakai baju kaos garis-garis hitam, dan hanya mengenakan pakaian celana dalam warna pink," tuturnya.
Kapolsek Kotabaru Ipda Asep Nugraha SH menyampaikan, pihaknya mendapat laporan dari warga sekitar pukul 17.47 WIB. Diduga korban terserempet kereta api sehingga terpental hingga ke sawah. "Warga diminta untuk melihat mayat, ditakutkan korban warga sekitar," tuturnya.
Ia melanjutkan, setelah di lokasi kejadian, pihaknya menghubungi Unit Identifikasi Polres Karawang, untuk melakukan olah TKP. Dan membawa jenazah korban ke RSUD Karawang. "Korban akan divisum. Identitas tidak ada, diduga korban orang gila atau gepeng," tuturnya.(apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template