Sejumlah SD Diduga Harus Kembalikan Dana BOS - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sejumlah SD Diduga Harus Kembalikan Dana BOS

Sejumlah SD Diduga Harus Kembalikan Dana BOS

Written By Mang Raka on Rabu, 31 Mei 2017 | 12.00.00

PURWAKARTA,RAKA - Sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di  Purwakarta diminta untuk mengembalikan dana bantuan operasional sekolah (BOS) 2016 yang telah dicairkan. Hal itu diduga, akibat kebijakan merger sekolah yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, beberapa waktu lalu.
Diketahui, sebelum dimerger, setiap sekolah melakukan pengajuan Dana BOS. Namun setelah pencairan sekolah yang bersangkutan ternyata telah dimerger. Disinyalir, dana yang seharusnya diperuntukan bagi dua sekolah, karena sudah dimerger jadi hanya untuk satu sekolah. Secara administrasi jadi tumpang tindih. "Hal itu, menjadi temuan BPK, dan sejumlah sekolah harus mengembalikan dana BOS," ujar salah satu mantan kepala SD, yang namanya tidak mau disebutkan.
Sementara, Kasi Kesiswaan Dikdas Dinas Pendidikan Purwakarta, Eka Chandra, menampik hal diatas. Menurutnya tidak ada pengembalian dana BOS yang dilakukan oleh sekolah-sekolah SD di Kabupaten Purwakarta. "Hanya saja, ada selilisih anggaran yang masih berada di rekening sekolah yang bersangkutan yang tidak terpakai. Jika dihitung jumlahnya hanya sekitar Rp 74 juta, itu jumlah yang ada di seluruh sekolah penerima se- Kabupaten Purwakarta," kata Eka, di ruang kerjanya, Selasa (30/5).
Pihaknya juga menyangkal bahwa hal itu terjadi akibat dari kebijakan merger SD yang sebelumnya diinisiasi oleh Pemkab Purwakarta. "Selisih dana yang ada di rekening sekolah untuk selanjutnya diperuntukan bagi dana BOS 2017. Telah disalurkan sejak awal tahun lalu. Jadi, sekarang sudah tidak ada lagi selisih dana di rekening sekolah-sekolah. Yang ada, sisa saldo," ujarnya.
Di tempat terpisah, Kepala SDN Palinggihan, Kecamatan Plered, Sunarya, mengungkapkan, bukan harus mengembalikan tapi ada selilisih dari dana BOS yang diturunkan oleh pemerintah. "Masalah itu masih dalam kajian lantaran pihak sekolah masih merasa kebingungan. BPK mengambil data temuan tersebut dari mana," singkat pria yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kecamatan Plered ini. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template