Sebelum ke Filipina, Hery Sempat Diingatkan Mertua - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sebelum ke Filipina, Hery Sempat Diingatkan Mertua

Sebelum ke Filipina, Hery Sempat Diingatkan Mertua

Written By Mang Raka on Selasa, 30 Mei 2017 | 12.00.00

TELAGASARI, RAKA - Satu dari 11 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan militer Filipina, diketahui berasal dari Karawang bernama Hery Endang Pranamulya.
Penelusuran Radar Karawang, Hery berasal dari Kecamatan Telagasari. Dia merupakan menantu mantan Kades Kalijaya 1983-1999, Hendriana (60). Meski demikian, Hery Endang yang sudah memiliki empat orang anak ini merupakan pria kelahiran Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, yang bermukim di Bandung bersama istrinya setelah menikah.
Ditemui di kediamannya di Dusun Karokrok Selatan RT 02/01 Desa Kalijaya, mertua Hery Endang, Hendriana mengakui kabar ditahannya sang menantu yang memiliki usaha konveksi di Bandung. Diakuinya, Hery sudah berkomunikasi dengan anaknya dari Kementerian Luar Negeri. Informasi tersebut juga didapatnya dari banyak pemberitaan media cetak dan elektronik.
Meski begitu, dia mengklarifikasi bahwa menantunya bukanlah jaringan ISIS maupun teroris yang diduga oleh banyak orang. Memang sebut Handri, menantunya sering berdakwah tabligh. Sebelum ke Filipina, Hery berdakwah di India. Beberapa minggu selanjutnya meneruskan dakwah ke Filipina.
Hanya saja, dia sempat mewanti-wanti menantunya tersebut agar berhati-hati, karena di sana merupakan wilayah konflik. "Sebelum di Filipina, menantu saya juga pernah di India. Sebelum ke Filipina saya juga sempat khawatir karena di sana itu wilayah konflik," ungkapnya.
Diakuinya, memang menantunya mau dipulangkan oleh pemerintah Filipina. Pihaknya berharap agar bisa selamat sampai tanah air, karena secara legalitas, Hery masuk ke Filipina secara legal. Begitupun dengan anaknya, Irmayani, juga berharap bisa segera dipulangkan. "Istrinya Irmayani gak nampak cemas teleponan di Bandung juga ketawa-ketawa biasa, dan memonitor terus di televisi," ungkapnya.
Lebih jauh dia menambahkan, Hery dan Irmayani sudah tidak tinggal di Telagasari setelah menikah, karena keduanya langsung tinggal di Bandung. Soal asal Hery yang diketahuinya juga merupakan alumni pesantren, mantan Kades Kalijaya ini menyebut bahwa Hery berasal Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran.
Sepanjang dia mengenal menantunya, Hery merupakan pribadi yang komunikatif dan baik. "Dia asli Pancakarya Kecamatan Tempuran, habis menikah dengan anak saya tinggalnya di Bandung dengan empat orang anak," tutupnya.
Secara terpisah, Kapolsek Tempuran AKP Nana Sutisna membenarkan, bahwa Hery Endang berasal dari Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, tepatnya, anak dari pengusaha keramik. "Betul anak warga Desa Pancakarya, orangtuanya jualan keramik," ungkapnya.
Kades Kalijaya Adnan Hamdani mengatakan, Hery sempat menikah di Desa Kalijaya. Namun tidak ber-KTP Desa Kalijaya. Begitupun istrinya. Keduanya sudah tinggal di Bandung, sehingga sangat jarang bertemu lagi di kampung halaman. Dirinya sudah mendengar kabar ini, namun menurut informasi yang didapatnya, Hery memang terbiasa tabligh, kebetulan saat ini di Filipina. Hanya saja, karena dakwah di wilayah konflik, kabarnya ikut terbawa oleh militer Filipina. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template