Perlu Tong Sampah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Perlu Tong Sampah

Perlu Tong Sampah

Written By Mang Raka on Senin, 29 Mei 2017 | 14.00.00

MINIMNYA fasilitas pendukung kebersihan dan sosialisasi pentingnya menerapkan pola hidup bersih menjadi diantara penyebab masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di saluran-saluran air yang berada dipinggir lapangan karangpawitan.

"Pengunjung yang datang ke Lapangan Karangpawitan rata-rata membuang sampahnya asal saja. Ada yang lebih parah membuangnya ke saluran-saluran air dipinggir lapangan," ucap Atam (40) warga sekitar Karangpawitan, Minggu (28/5). Sampah-sampah yang dibuang ke saluran air itu pada saat turun hujan menghambat aliran air sehingga menjadi penyebab potensial kemacetan di lingkungan Karangpawitan.
Karena itu menurut Atam, perlu dilakukan himbauan kepada pengunjung lapangan Karangpawitan supaya membuang sampahnya pada tempat yang sudah disediakan. Bila perlu memasang papan-papan pengumuman membuang sampah ditempat-tempat yang sudah disediakan. Untuk itupun perlu kerjasama pihak pemerintahan supaya menyediakan tong-tong sampah dan bak sampah untuk menampung semua sampah yang ada.
Atam menambahkan Karangpawitan yang biasanya dipenuhi warga pada saat libur nampak sepi dipagi hari namun pada malam hari terutama menjelang berbuka lokasi itu penuh sesak pengunjung yang hendak berbuka puasa. "Sepi kalau siang yang ramai kalau sore. Ada yang mau berbuka dan ada yang menunggu berbuka dengan berolahraga," ujarnya.
Dirinya mengingatkan jika saja dengan membludaknya angka pengunjung sekalipun lapangan Karangpawitan merupakan sarana umum bebas dinikmat siapa saja, namun menurutnya
sudah bisa dipastikan jika tidak dilakukan pengontrolan minimalnya dari para petugas kebersihan sampah akan berserakan sehingga berdampak terhadap masyarakat sekitar
ke saluran air disekitaran lapangan Karangpawitan.
Lebih lanjut menurutnya, saat ini perhatian dari pemerintah bisa dikatakan minim hal itu seperti yang terjadi dibiarkannya drainae yang tersumbat serta tanaman yang
sudah amblas akibat penahan tidak kuat menahan beban. Padahal setiap kali acara bupati Karawang selalu hadir namun entah dibiarkan ataupun tidak peduli baik dari
pemerintahan daerah ataupun yang lainnya menjadikan masyarakat bertanya dimana keseriusan pemerintah untuk melakukan hal yang mampu merubah. "Harusnya pemerintah yang
jadi tempat mengadu masyarakat bisa memaksimalkan keluhan dari masyarakat dan merealisasikan apa yang menjadi keinginan masyarakat. Kalau bukan ke pemerintah kesiapa lagi sih," ujarnya. (apk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template