Penerimaan Siswa Baru Dilarang Over Kuota - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Penerimaan Siswa Baru Dilarang Over Kuota

Penerimaan Siswa Baru Dilarang Over Kuota

Written By Mang Raka on Rabu, 31 Mei 2017 | 12.00.00

-Sanksinya Kepala Sekolah Bisa Dipecat

KARAWANG, RAKA - Jangan berani berbuat curang dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini. Sanksinya berat. Kepala sekolah bisa dipecat hingga dipidana jika diketahui mengotak-atik jumlah siswa dalam satu kelas, berani menambah rombongan belajar, apalagi mengutip sejumlah uang dari orangtua siswa baru.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang Nandang Mulyana mengatakan, jumlah rombel sudah ditentukan pemerintah, yaitu maksimal 11 kelas. Sedangkan dalam satu rombel, maksimal 32 peserta didik. "Bagi sekolah yang masih melebihi kuota, sanksinya akan diberikan peneguran secata lisan, tertulis, bahkan pemberhentian jabatan kepala sekolah," ujarnya kepada Radar Karawang, Selasa (30/5) kemarin.
Ditanya soal keberadaan SMP terbuka yang diduga kerap dijadikan akal-akalan untuk menampung siswa di sekolah negeri, Nandang mengatakan, SMP terbuka adalah lembaga pendidikan formal yang tidak berdiri sendiri. Meski menginduk ke sekolah induk, tapi dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar mempunyai metode belajar mandiri. "SMP terbuka khusus untuk masyarakat yang ingin belajar, dan rumahnya jauh dari sekolah umum," tuturnya.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mulai membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017-2018. PPDB ini merupakan yang pertama setelah pengelolaan pendidikan menengah SMA dan SMK dialihkelolakan. Hal ini sebagai bentuk implementasi amanat Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, terkait peralihan pengelolaan pendidikan menengah dari dinas pendidikan kabupaten/kota ke provinsi.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi mengatakan, tahun ini Disdik Jabar telah membuka PPDB dalam dua jalur yaitu Jalur Akademik dan Jalur Non Akademik. "Untuk jalur non akademik adalah penerimaan peserta didik baru berdasarkan afirmasi (keberpihakan) terhadap kelompok tertentu dan atau apresiasi dengan kriteria utama, bukan nilai hasil US dan atau nilai hasil UN sebagai dasar utama seleksi," ungkap Ahmad Hadadi.
Selanjutnya jalur non akademik juga ada yang terdiri dari keberpihakan untuk warga yang tidak mampu secara ekonomi, penyandang disabilitas, dan warga sekitar sekolah yang memiliki nota kesepahaman (MOU), atau dilindungi oleh ketentuan perundang-undangan. "Ada juga apresiasi prestasi siswa dalam bidang IPTEK, seni, olahraga, keagamaan, dan yang lain sebagainya," ungkapnya.
Ditambahkan Kabid SMK Dodin Nuryadin, tidak ada penentuan zonasi tempat tinggal dalam PPDB SMK. Calon peserta didik dari Jawa Barat, bisa memilih SMK manapun di Jawa Barat, sesuai minat jurusannya. "Tidak ada zonasi, semua tergantung keahlian yang diminati. Anak boleh pilih, dua keahlian di satu sekolah atau beda sekolah sekalipun. Nanti ikut tes peminatan dan tes kesehatan. Sebab, di Jawa Barat ini ada sekitar 100 kompetensi keahlian, 53 di antaranya taraf nasional," katanya. (apk/psn)


PPDB SMP

Maksimal 11 rombongan belajar dalam satu sekolah
Maksimal 32 orang dalam satu rombongan belajar

Pendaftaran dan Seleksi
Jalur prestasi
19-20 Juni
Jalur rayon 
21-22 Juni
Jalur akademis 
23-24 Juni

PPDB SMA/SMK

Jumlah rombel dan siswa SMA
Maksimal 12 rombongan belajar
Maksimal 36 orang dalam satu rombel

Jumlah rombel dan siswa SMK
Maksimal 24 rombongan belajar
Maksimal 36 orang dalam satu rombel


Jalur nonakademik 
6-14 Juni 
Hasil seleksi 
16 Juni 
Daftar ulang 
3-5 Juli untuk SMA 
3-8 Juli untuk SMK

Jalur akademik 
3-8 Juli untuk SMA 
3-10 Juli untuk SMK 
Pengumuman
10 Juli 
Daftar ulang 
11-13 Juli 

(sumber Permendikbud No 17 Tahun 2017 Tentang PPDB)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template