Pemusnahan Barang Bukti Mencurigakan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pemusnahan Barang Bukti Mencurigakan

Pemusnahan Barang Bukti Mencurigakan

Written By Mang Raka on Selasa, 23 Mei 2017 | 16.00.00

- Kejari Tutupi Jumlah Narkoba yang Dimusnahkan

PURWAKARTA,RAKA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Purwakarta memusnahkan barang bukti dari 103 perkara narkoba jenis ganja, sabu dan obat-obatan terlarang yang terjadi pada periode 2012 hingga 2016, di halaman kantor Kejari Purwakarta, Senin (22/5).
"Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari ganja, sabu dan jenis obat-obatan tertentu," ujar Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Purwakarta, Azwar Hamid.
Namun anehnya, pihak kejari Purwakarta tidak merilis dan merinci berapa banyak barang bukti narkoba yang dimusnahkan dengan cara dibakar yang di gelar kemarin di halaman kantor Kejari Purwakarta itu. "Jumlah (yang dimusnahkan) tidak bisa kami disebutkan, karena banyak sekali. Silahkan hitung sendiri..! Yang jelas barang bukti ini dari 103 kasus yang sudah diputus sejak 2013-2016. Jenis barang bukti (narkoba) yang kami musnahkan diantaranya ganja, sabu dan obat-obatan terlarang," ujar Azwar.
Alasannya enggan menyebut berapa banyak barang bukti yang dimusnahkan, karena dianggap terlalu rumit. Apalagi, setiap kasus narkoba yang ditangani di wilayah kewenangan hukumnya masing-masing didominasi tidak berbarang bukti banyak. "Jadi itu kan dalam setiap kasus barang buktinya tercecer dalam bentuk paket-paket kecil. Jadi kalau ingin tahu berapa banyak, datanya ada kok, silahkan Wartawan hitung sendiri. Atau mau hitung sama-sama dari 103 kasus yang sudah tuntas ini," terang Azwar lagi, menegaskan pertanyaan Wartawan yang terus bertanya berapa banyak barang bukti yang dimusnahkan kali ini tersebut.
Diketahui, pemusnahan barang bukti narkoba ini dilakukan langsung oleh Kepala Kejari Purwakarta Sinta Shasanti, yang didampingi sejumlah stafnya. Selain itu hadir pada kesempatan itu perwakilan anggota Polres Purwakarta dari Unit Narkoba dan juga unsur muspida lainnya di Kabupaten Purwakarta. Sikap Kejari Purwakarta yang tidak membuka berapa banyak barang bukti narkoba yang dimusnahkan tersebut mendapat kritikan pedas dari Ketua Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta Hikmat Ibnu Aril. Menurutnya kondisi itu dapat menyisakan pertanyaan miring. Seingga berdampak buruk untuk lembaga penegak hukum di mata publik. "Itukan sudah jelas barang bukti yang dimusnahaknan berapa banyak. Kenapa tidak bisa dibuka. Ini bahaya sekali, bisa menimbulkan kecurigaan buruk. Apalagi, lanjut dia pemusnahan itu mengundang perhatian media massa," kritik dia.
Jangankan wartawan, lanjut Aril, masyarakat biasa pun jelas akan mempertanyakan berapa banyak barang bukti narkoba yang dimusnahkan itu. "Nanti bisa disingkronkan berapa banyak yang disita sebagai barang bukti, berapa banyak yang dimusnahkan," pungkasnya (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template