Pedagang Langseb Ngadu ke DPRD - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pedagang Langseb Ngadu ke DPRD

Pedagang Langseb Ngadu ke DPRD

Written By Mang Raka on Rabu, 03 Mei 2017 | 12.30.00

-Minta Bantuan Dewan Tolak Minimarket di Kampungnya

KARAWANG, RAKA - Beberapa warga Dusun Langseb, Desa Kertaraharja, Kecamatan Pedes, yang merupakan pemilik toko kelontongan melakukan audiensi dengan komisi A DPRD Karawang dan Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di ruang komisi A, Selasa (2/4). Mereka meminta agar anggota dewan dan DPMPTSP juga menolak minimarket yang rencananya akan dibuka di kampung mereka.
Salah seorang pemilik toko kelontong, H Nana Sumarna, dalam pernyataannya dihadapan anggota dewan dan perwakilan DPMPTSP menyatakan, mayoritas warga, terutama para pemilik toko kelontong menolak kehadiran minimarket. "Kami meminta kepada komisi A, sebagai wakil kami untuk menolak kehadiran minimarket," tegas H Nana.
Menurutnya, yang dibutuhkan oleh warga itu bukanlah minimarket, melainkan bagaimana warga mendapatkan pekerjaan. Terlebih kondisi saat ini  secara perekonomian tergolong sulit. "Kalau dalam kondisi paceklik seperti ini. Ada yang menyodori uang dengan syarat harus tanda-tangan, tentu mereka akan menerima," kata Nana, yang merasa khawatir.
Oleh karenanya, jika ada pihak yang mewakili minimarket datang ke pemda terutama ke DPMPTSP dengan membawa berkas yang isinya ada tandatangan sebagai bukti persetujuan warga untuk mendirikan minimarket, maka harus dikaji terlebih dulu. Karena tentu tandatangan tersebut tidak melihat efek negatif bagi kehidupan sosial masyarakat kedepannya. "Sekali lagi kami sampaikan, meminta pertolongan kepada dewan sebagai wakil kami," ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh warga lain, H Agil, pada intinya kehadiran warga Langseb ke Komisi A DPRD Karawang adalah untuk menolak kehadiran minimarket yang rencananya akan dibangun di kampungnya. Hal itu penting menjadi pertimbangan pemda, karena kehadiran minimarket bisa memberikan dampak negatif terhadap warung-warung disekitar yang sudah puluhan tahun berdiri dan menjadi andalan warga untuk bertahan hidup. "Intinya mohon agar (minimarket) ini tidak berdiri di Langseb," tegasnya.
Didin Bihalaludin, Kasi Perizinan Ekonomi DPMPTSP, menyampaikan, sebenarnya belum ada berkas permohonan perizinan yang masuk ke DPMPTSP. Pihaknya juga mengaku, dalam mengeluarkan izin, aspek sosial selalu menjadi bahan pertimbangan, meski syarat-syarat perizinan sudah terpenuhi. "Tidak ada data atau apapun yang masuk ke kantor kami, IMB pun belum masuk," ujarnya.
Oleh karenanya, dia meminta kepada warga, agar tidak mempersulit kerja DPMPTSP, dipersilahkan untuk melakukan komunikasi dan koordinasi antar sesama warga, sehingga tidak benar-benar pihak minimarket tidak bisa mengajukan perizinan karena tidak memiliki tandatangan dari warga termasuk kepala desa. "Tapi kami di DPMPTSP harus mengikuti aturan yang ada. Maka tolong silahkan dibawah harus satu persepsi," ujarnya.
Ketua Komis A DPRD Karawang Teddy Luthfiana menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh warga Langseb, oleh karenanya, dia berjanji akan menyampaikan aspirasi ini kepada Bupati Karawang. "Kami akan perjuangkan aspirasi warga. Minimalnya saya berkirim surat kepada Bupati Karawang soal penolakan warga," ujarnya. (zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template