Mucikari Online Ditangkap Polwan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Mucikari Online Ditangkap Polwan

Mucikari Online Ditangkap Polwan

Written By Mang Raka on Sabtu, 27 Mei 2017 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Prostitusi online di Kabupaten Karawang ternyata benar-benar ada. Hal itu terungkap setelah kepolisian berhasil membongkar bisik esek-esek yang dikelola oleh YKN alias RA alias Papih Ikiw (25), Kamis (25/5).
Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona A Mapaseng mengatakan, penangkapan terhadap tersangka yang diketahui warga Kampung Paracis RT 004/015, Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, itu tidak terlepas dari peran serta masyarakat, yang memberikan informasi terkait perbuatannya. Sehingga untuk membuktikan hal itu, Maradona memerintahkan seorang anggotanya untuk meminta tersangka mencarikan seorang wanita yang bisa di-booking out (BO) atau diajak berkencan. Awalnya, sambung Maradona, anggotanya melakukan komunikasi lewat BBM, Kamis (25/5) sekitar pukul 15.00, untuk meminta salah satu dari anak asuh Ikiw yang bisa dibooking. Selanjutnya Ikiw mengirimkan empat foto dari anak asuhnya. Selain itu, tersangka juga memasang tarif Rp 500 ribu untuk sekali kencan. DNP (20) yang juga warga Kampung Paracis, Kelurahan Tanjungpura, terpilih untuk diajak kencan. "Kalau mau langsung angkut aja," kata Maradona menirukan ucapan Ikiw, Jumat (26/5) kemarin.
Meski begitu, transaksi tidak bisa dilakukan saat itu juga, karena harus menunggu kesiapan DNP yang juga nyambi sebagai pemandu lagu freelance. Akhirnya transaksi maksiat itu dilaksanakan di sekitar GOR Panatayudha pukul 21.00. Sesuai kesepakatan, tambah Maradona, Ikiw membawa DNP mengendarai sepeda motor Yamaha Xeon menemui anggota yang menyamar sebagai pengguna jasa wanita penghibur tersebut. "Setelah bertemu, anggota menyerahkan uang kepada Ikiw sebagai pembayaran layanan jasa seks tersebut," kata Maradona.
Rencananya, DNP akan memberikan layanan plus-plus tersebut di rumah kontrakannya di daerah Johar, yang dikenal dengan kontrakan 100 pintu. Namun sebelum Ikiw melayani calon konsumen lainnya, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Karawang Ipda Herwit Yuanita bersama tiga anggotanya langsung mengamankan tersangka berikut barang buktinya. "Kanit PPA yang langsung menangkap tersangka," katanya.
Ikiw yang cukup dikenal karena perannya bisa mencarikan wanita yang bisa di-BO itu, sempat berupaya untuk merayu penyidik dengan iming-iming tukar kepala. "Bebaskan saya entar saya akan sebutkan nama-nama bandar sabu di Karawang," pintanya kepala salah seorang penyidik.
Sepak terjang Ikiw akhirnya terhenti sementara, pasalnya, sejak Jumat (26/5) kemarin, sudah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di ruang tahanan Polres Karawang. Penyidik menjerat perbuatan Ikiw dengan pasal 506 jo 296 KUHP. Sebab, Ikiw mendapatkan keuntungan atau penghasilan dari perbuatan cabul seorang wanita, dan menjadikannya sebagai mata pencaharian. "Tersangka mengaku mendapatkan keuntungan dari setiap transaksi cabul tersebut minimal Rp 100 ribu," kata Maradona. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template