Maling Panen, 7 Motor Hilang di Penitipan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Maling Panen, 7 Motor Hilang di Penitipan

Maling Panen, 7 Motor Hilang di Penitipan

Written By Mang Raka on Jumat, 26 Mei 2017 | 12.00.00

-Penjaga Tidur Pulas, Komplotan Maling Puas

PURWASARI, RAKA - Komplotan maling yang beroperasi di wilayah Kampung Krajan RT 02/01, Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, dipastikan akan berpesta pora jika kepolisian tidak segera meringkusnya. Pasalnya, dalam sekali aksi, mereka berhasil membawa kabur tujuh sepeda motor di penitipan motor milik Ko Senwat, tepatnya di depan PT Beesco, Rabu (24/5) dini hari.
Penjaga penitipan motor, Ridwan Fauzie (24) baru mengetahui ada beberapa kendaraan roda dua hilang dari tempat parkiran sekitar pukul 05.30 WIB, saat dia terbangun dari tidur dan mengecek tempat parkir. "Pas saya bangun, terus ngecek tempat parkir ternyata ada motor yang hilang," ujarnya kepada Radar Karawang.
Untuk meyakinkan ada pencuri yang mengambil sepeda motor dari tempat kerjanya, dia langsung menelusuri beberapa titik yang kemungkinan besar menjadi jalan masuk para pelaku pencuri motor tersebut. Ternyata ditemukan kunci gembok dan pintu pagar teralis yang sudah dirusak. "Mereka masuk dengan cara merusak kunci gembok dan pintu pagar teralis," ujarnya.
Celakanya, seluruh motor yang hilang harganya cukup mahal karena rata-rata diatas Rp 20 juta. Bahkan, salah satu  diantaranya, Yamaha N-Max  milik Suherni masih menggunakan plat nomor toko karena baru beberapa hari dibeli. Kemudian, ada  Kawasaki Ninja RR nopol T 2706 MC, Honda Beat, Yamaha vixion, Honda New CB-R nopol T 6852 YG , Suzuki FU hitam nopol T 3820 LU serta Yamaha Tiger T 4554 NC. Merasa sudah menjadi korban komplotan maling, dia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Purwasari.
Seorang pengguna jasa penitipan kendaraan, Roni Paslah (25) warga Dusun Kaliwedi Rt 03/03 Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, mengatakan, sekitar pukul 04.00 WIB dirinya menitipkan mobilnya. Karena melihat kondisi gerbang terbuka setengah, dia membangunkan penunggu parkiran untuk memberitahukan hal itu. Namun, Ridwan si penjaga parkiran tidak bangun. "Penunggu parkirnya dibangunkan gak bangun-bangun, akhirnya saya tarun KTP," ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan, aksi pencurian itu terjadi ketika Roni Paslah warga Dusun Kaliwedi, masuk ke tempat penitipan untuk menitipkan mobilnya, Rabu (24/5) sekitar pukul 04.30 WIB. Namun pada saat itu kondisi gerbang parkiran sudah terbuka setengah. Kemudian,  Roni membangunkan Ridwan Fauzi (24) penjaga tempat penitipan dan Adih (28) penjual wedangan, yang tertidur di tempat kejadian perkara, namun tidak bangun. "Satu jam kemudian keduanya bangun dan melihat motor yang terparkir sudah tidak ada,” terang Maradona.
Menurut Maradona, sebelum menjalankan aksinya, para  pelaku terlebih dahulu  merusak kunci gembok dan pintu pagar teralis. Apalagi, saat itu Ridwan penjaga tempat penitipan tersebut tengah tertidur pulas. Kondisi tersebut langsung dimanfaatkan pelaku untuk membawa kabur motor. “Dari hasil pendataan kami, ada tujuh kendaraan roda dua yang hilang. Rata-rata motor yang dibawa kabur merupakan motor sport. Kita sudah memeriksa rekaman cctv yang berada di tempat penitipan motor tersebut,” pungkasnya. (zie/ops)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Ganti rugi tuh,..sama pngelola pnitipan motor,...;yg jaga ko molor,..(soalnya susah nyarinya,..,walaupun sudah lapor polisi,..)

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template