Ketua RT di Kalangsuria Sering Nombok Rastra - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ketua RT di Kalangsuria Sering Nombok Rastra

Ketua RT di Kalangsuria Sering Nombok Rastra

Written By Mang Raka on Selasa, 09 Mei 2017 | 13.30.00

RENGASDENGKLOK, RAKA - Salah satu ketua RT di Dusun Kobakkarim, Desa Kalangsuria, Kecamatan Rengasdengklok, yang enggan disebutkan namanya mengaku sering nombok beras keluarga sejahtera (Rastra) yang dibagikan untuk masyarakat. Pasalnya, untuk 26 karung rastra dia harus membayar Rp 970 ribu, sementara dia sering menerima uang sekitar Rp 600 ribuan hasil penjualan raskin.
Menurutnya, sudah 3 kali penurunan rastra di dusunnya, ia selalu nombok untuk menutupi pembayaran. Pasalnya, dalam setiap rastra yang diterima, ia harus membayar kurang lebih Rp 970 ribu dengan 26 karung rastra yang ia terima dari kepala dusun. Sedangkan ia sendiri tidak bisa memaksa warganya untuk membayar lebih. "Sudah 3 kali saya harus mengganti uang raskin yang kurang, jangankan buat mengambil keuntungan, intinya saya mah yang penting masyarakat saya kebagian semua," katanya, kepada Radar Karawang, Senin (8/5) kemarin dikediamannya.
Dikatakannya, setiap masyarakat yang menerima rastra masing-masing kebagian 4 liter dengan menebus seharga Rp 10 ribu. Sedangkan dalam satu karungnya terhitung ada sekitar 13 sampai dengan 16,5 liter sesuai dengan ukuran besar dan kecilnya beras. Dengan kondisi yang selalu merugikannya, sebagai ketua RT, lanjut dia, ia berniat berhenti menerima rastra. Dengan keadaan yang seadanya, tidak mungkin ia harus terus menerima kerugian dan menanggungnya sendiri. Pasalnya, masih ada yang harus ikut bertanggungjawab dalam persoalan ini. "Ya kalau terus begini saya tidak mau lah, masa setiap penurunan rastra saya harus terus mengganti rugi," keluh dia.
Warga setempat, Madlani membenarkan, bahwa pengalokasian rastra yang ia terima dari ketua Rt senilai Rp 10 ribu per 4 liter. Sebagai masyarakat, ia tidak mengetahui perihal kerugian yang dialami ketua RT tersebut. "Saya gak tau persoalan itu, tapi saya memang benar menerima rastra sebanyak 4 liter dengan harga Rp 10 ribu," akunya.
Sementara itu, sampai berita ini diterbitkan, Kepala Dusun Kobak Karim Kamal tidak bisa ditemui saat wartawan Radar Karawang menyambangi kediamannya. Pasalnya, yang bersangkutan sedang melakukan tugas luar. Adapun Kepala Desa Kalangsuria juga tidak bisa ditemui, ketika dihubungi via seluler pun tidak ada menjawab.(rok)


Berbagi Artikel :

1 komentar:






  1. 16 ltr×26=416 ltr×2500=1040000
    kalkulatornya eror pa RT

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template