Jalan Rusak Perumnas Dikeluhkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Rusak Perumnas Dikeluhkan

Jalan Rusak Perumnas Dikeluhkan

Written By Mang Raka on Selasa, 09 Mei 2017 | 14.00.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Pedagang sepanjang jalan rusak di wilayah perumnas, Desa Sukaluyu, Senin (8/5) mengeluhkan jalan yang rusak. Kondisi itu mempengaruhi omset mereka karena membuat warga enggan mengunjungi lokasi perniagaan.

Mereka mengaku dampak jalan yang rusak dan berdebu hal itu justru membuat para pembeli enggan membeli karena warung terutama pedagang nasi nampak kumal oleh keadaan tersebut. Sekitar 12 pedagang di pinggiran jalan utama Perumnas depan ke arah Karawang barat atau interchange mengaku kesal dengan keadaaan tersebut. Diakui mereka sudah 6 bulan terakhir sepi oleh pelanggan. Bahkan tak jarang mereka layangkan surat kepada developer terkait kapan jalan akan di perbaiki. Salah satunya. Pak Khaidariri (51) Penjual mie ayam yang selama 12 tahun berjualan di tempat tersebut.
Dirinya membenarkan jika omset jualan menurun drastis semenjak jalan rusak. Dirinya membenarkan jika jalan rusak membuat cipratan jalan rusak kenai halaman depan warungnya. Bahkan jika kemarau jalan pun berdebu. Untungnya mereka gesit setiap menit bersihkan meja tempat pembeli makan mie ayam nya. "Saya pernah mempertanyakan perihal perbaikan jalan, bahkan developer malah berharap pemerintah mestinya yang memperbaiki karena jalan sudah di lalui secara umum. Nah apalagi kalau malam hari selain jalan rusak juga penerangan gelap, kalau menurut orang pemasaran nya sih belum ada serah terima perihal jalan kepada pemerintah kalau begitu ya kami mesti bertahan juga, padahal kan malah berimbas ke penjualan kami," kesalnya.
Hal senada pun dikatakan Harti (40) pedagang kelontong. Dia mengaku mesti rela setiap waktu membersihkan jualan yang dipajang pada etalase dagangannya. Dirinya pun menyayangkan sampai sekarang belum ada tanda bahwa jalan akan di perbaiki. "Untungnya ada warga yang selalu mengarug jalan yang rusak dengan material seadanya. Padahal sudah banyak yang bawa motor terjatuh loh mas saat hujan lebat,karena jalan tertutup air hujan jadi pengemudi motor sulit membedakan antara jalan yang bener dan jalan yang rusak. Dan juga malah membuat pembeli enggan minggir beli jualan saya," paparnya.
Saat Radar Karawang menyambangi kantor pemasaran Perumnas, kantor dalam keadaan tertutup dan terkunci. Menurut pengakuan pedagang di depan kantor bahwa masuki jam istirahat kantor tutup. Sementara, Jawali (33) warga yang mengais rezeki menambali jalan rusak mengatakan jika diri dan rekan nya berinisiatif mengaiz rezeki menjadi penambal jalan tanpa di perintah siapapun. "Daripada mencari rezeki dengan cara yang tidak halal mending saya dan teman saya sekaligus membantu penggun jalan agar tidak mencelakai, maka saya urug dengan bebatuan dan tanah yang saya pacul di pinggiran sungai," tandasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. tidak hanya jalan perumnas, jalan baru lamaran arah tanjung pura juga banyak yang rusak. Jalan lamaran arah Telaga sari sebelum Tugu Tani juga sudah kayak kolam kalau hujan dan tiap hari jadi macet karena kendaraan pada menghindari lubang.
    Mohon Pemerintah Daerah segera melakukan perbaikan mengingat sebentar lagi jalan tersebut sebagai jalur mudik.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template