Jalan Jaman Jepang di Guro 2 - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Jaman Jepang di Guro 2

Jalan Jaman Jepang di Guro 2

Written By Mang Raka on Senin, 29 Mei 2017 | 15.00.00

*Pengendara Melintas Dijamin Perutnya Mual

KARAWANG, RAKA - Ada rumor yang berkembang saat ini di sepanjang 200 meter jalan Veteran disisi Irigasi Johar dari arah Tanggul Johar menuju Jembatan Kodim. Warga disana mengaku jaman Jepang dan Belanda masih lebih bagus kondisi jalannya ketimbang jaman Pemerintahan Karawang saat ini yang jelas-jelas produk kemerdekaan. Yang paling memperihatinkan jalan rusak parah itu hanya berjarak tidak lebih 500 meter dari Kantor Bupati dan Gedung DPRD Karawang.

Jalan rusak itu berada di Kampung Guro 2 RT 07 RW 12, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur. Selain bergelombang dan amblas secara merata dibeberapa titik terdapat gundukan tanah terbentuk dari bagian menggelembung jalan amblas yang menonjol dipermukaan jalan. Parahnya kondisi seperti itu bukan hanya satu atau dua melainkan hampir merata disepanjang 200 meter jalan tersebut.
Selain membuat perut mual karena jalannya bergelombang dan naik turun, parahnya kondisi jalan juga membuat sparepart kendaraan cepat rusak. Belum lagi untuk motor-motor yang agak rendah bagian bawahnya sering kali nyangkut dan bergesekan dengan permukaan jalan yang melengkung. Sementara harapan warga saat ini pemerintah daerah secepatnya memperbaiki jalan tersebut. Apalagi jalan itu merupakan jalan alternatif perkotaan yang banyak dilintasi pengendara.
Seperti diungkapkan Kosim (70) Kampung Guro 2 RT 07 RW 12 menyampaikan, bukan satu atau dua tahun dirinya harus bisa bersabar menunggu kinerja pemerintah daerah yang sampai saat ini masih belum memperlihatkan kualitasnya sebagai abdi negara. Hal itu yang menjadikan dirinya berusaha keras untuk tetap menyuarakan akan keinginannya untuk dapat menimati jalan yang mulus. "Kemauan saya cuman pengen jalan diperbaiki, sebab sudah lama jalan rusak seperti ini," ujarnya kepada Radar Karawang, Minggu (28/5).
Ia mengatakan, jika kondisi jalan dibiarkan terus dalam kondisi rusak akan mengakibatkan korban terus bertambah dan tingkat kerusakannya juga semakin parah. Selain karena buruknya jalan juga minimnya perbaikan sampai saat ini banyak masyarakat yang sudah jadi korban. "Kalau tidak ada korban tidak mengapa tapi disini banyak yang jatuh apa lagi kalau hujan jalan kelelep air," tuturnya.
Warga lain Rudi (30) yang juga tinggal di kampung yang sama menyampaikan, bukan satu atau dua orang yang menjadi korban akibat buruknya jalan yang berkeroak tetapi puluhan. Selain terjatuh lantaran motornya tersangkut gundukan tanah juga terjerembab lantaran terjebak di keroakan dan jalan ambalas. "Sejauh ini memang belum ada korban jiwa tetapi jika dibiarkan terus bukan tidak mungkin korban jiwa pun bakal berjatuhan," katanya seraya mengatakan dirinya pernah menolong ibu hamil yang motornya terjatuh karena terjebak di dalam jalan amblas.
Ia juga menambahkan, pihaknya belum mengetahui kapan akan dilakukannya perbaikan, namun peringatan yang dibuatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
Kabupaten Karawang dengan bertuliskan Hati-Hati Jalan Rusak sudah ada sejak beberapa waktu lalu dengan ditancapkan disamping kanan jalan arah menuju kodim dari Johar.
"Himbauan jalan rusak sudah ada, tapi kalau mau dilakukannya perbaikan saya belum tahu," ujarnya.
Lurah Karawang Wetan, Dedi Supardi menyampaikan, pihaknya menyadari jika jalan yang ada diwilayahnya sudah cukup layak untuk mendapatkan perbaikan, hal itu dipandang perlu karena jalan tersebut merupakan salah satu akses menuju kantor pemerintah daerah (Pemda). "Informasi dari Binamarga anggaran tahun ini akan diselesaikan," ujarnya via ponsel. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template