Himpaudi Minta Penilik Profesional - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Himpaudi Minta Penilik Profesional

Himpaudi Minta Penilik Profesional

Written By Mang Raka on Senin, 22 Mei 2017 | 14.30.00

CILAMAYA, RAKA - Seleksi administrasi dan tulis Calon Penilik Pendidikan, digelar hari ini (22 - 23/6) di SMK Texmaco. Himpunan PAUD Indonesia (Himpaudi) Karawang mengingatkan melalui tahapan seleksi ini bisa melahirkan penilik-penilik profesional dan memiliki kinerja baik.

Dikatakan Ketua Himpaudi Karawang Devi S.pd, tugas penilik adalah mengayomi dan menjadi bagian perubahan pembenahan bagi lembaga adalah hal utama. Bukan menciptakan pejabat-pejabat kecil yang hanya ingin dilayani lembaga seperti PAUD, LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan) dan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat).  Tetapi penilik, sebutnya, menjadi pelayan dan pembina bagi satuan pendidikan tersebut.
Selama tahapan seleksi, forum Himpaudi hanya berharap agar lahir penilik-penilik yang berperan sebagai pembina teknis, penjamin dan pengendali mutu pendidikan. Diharapkan juga, pembinaan terhadap satuan PAUD, PKBM dan LKP bisa semakin fokus, dimana penyelenggara lembaga adalah masyarakat biasa yang bersemangat ikut membangun pendidikan masyarakat.
Maka penilik wajib mempunyai kemampuan terkait dunia pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat, pengetahuan Supervisi, mengenal 8 standar nasional pendidikan dan aplikasinya dilapangan. "Seleksi dimulai, kita hanya berharap lahir penilik yang fokus menjadikan PAUD terakreditasi sesuai 8 standar nasional kedepan," ungkapnya.
Disinggung jabatan penilik yang dibidik untuk mengejar jabatan tertentu, Devi hanya berharap kiranya tidak ada yang seperti itu, karena jika kita lihat jumlah penilik yang ada dengan jumlah lembaga PAUD, PKBM dan LKP di kabupaten karawang, jumlahnya memang masih kurang dan belum ideal.
Bahkan, Sampai saat ini saja ada beberapa kecamatan yang kosong tidak ada peniliknya. Namun jika ada yang meggunakan posisinya sebagai batu loncatan, maka harusnya ia sarankan,  panitia seleksi sudah ultimatum jauh-jauh haru mengenai aturan atau kesepakatan, agar guru dan Kepsek yang lolos jadi penilik, ditahan posisinya beberapa tahun mengabdi di kepenilikan, sambil melihat dan mengevaluasi capaian dan prestasinya. Sehingga, masa kerja dan prestasi kinerja yang akan menjadi tolak ukurnya.
"Jadi berkinerja dulu saja kalau nanti jadi penilik dan melaksanakan masa bakti kerja dulu sebagai penilik, jangan belum berkinerja tidak ada berprestasi main naik jabatan aja, ini niat gak bener," pungkasnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template