Hari Pertama Usai Terpilih Jadi Kades - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Hari Pertama Usai Terpilih Jadi Kades

Hari Pertama Usai Terpilih Jadi Kades

Written By Mang Raka on Selasa, 23 Mei 2017 | 13.00.00

-Sediakan Makanan, Terlelap Tidur Hingga Cari Cara Satukan Warga

KARAWANG, RAKA - Bahagia dan penuh kegembiraan terpancar pada setiap wajah calon kepala desa terpilih dalam pemilihan kepala desa (pilkades), yang dilakukan serentak pada Minggu (21/5) kemarin.
Banyak dari setiap kepala desa yang terpilih melakukan pesta kecil di rumah mereka masing-masing, sebagai bentuk rasa ucap syukur mereka tersendiri. Seperti yang dirasakan oleh kepala Desa Cikampek Selatan yang terpilih, Heru Sopandi, karena harus mengikuti penghitungan suara yang berakhir sampai malam, dia rela menunggu hasinya sampai selesai. Namun, semua berhasil manis. Alhasil usaha yang dilakukannya tak sia-sia, dirinya keluar sebagai kepala desa terpilih setelah mengalahkan empat calon lainnya. "Pak lurahnya (kades) baru juga masuk rumah, belum tidur sama sekali dari semalem," ucap Ujang, salah satu teman akrabnya saat ditanya Radar Karawang di kediamannya sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (22/5) kemarin.
Berbeda dengan kepala Desa Sarimulya yang terpilih, Tatang Hidayat. Suasana di rumahnya begitu ramai, sejak penghitungan suara yang selesai sampai pukul 4.30 WIB. Setiap orang juga begitu antusias ingin memberikan salam hangat atas terpilihnya calon kepala desa, untuk kedua kalinya.
Tatang Hidayat yang tengah sibuk menerima kunjungan dari warga itu, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua masyarakat yang sudah mendukungnya pada pemilihan kepala desa. Dengan kepercayaan dan loyalitas tinggi yang diberikan kepadanya, merupakan modal semangat dalam menjalankan roda pemerintahan ke depan. "Saya ucapkan banyak terima kasih buat semuanya. Dan saya berharap semoga dengan terpilihnya saya kembali sebagai kepala desa, bisa menjalankan program-program desa yang belum terealisasi. Dan mampu memberikan kontribusi yang baik bagi masyarakat semuanya, khusunya Desa Sarimulya," harapnya.
Hal serupa juga terlihat di kediaman Kepala Desa Cikampek Utara, Umar. Sejak pagi rumah kepala desa yang berada di pelosok pemukiman warga itu, sudah terlihat ramai sejak pagi. Bahkan untuk memberikan rasa hormatnya kepada setiap pendukung, sarapan serta kopi-kopianpun tersedia di rumahnya bagi siapa saja yang membutuhkan. "Saya sudah persiapkan kalau mau makan tinggal makan aja. Kalau mau ngopi juga ada sok silahkan," ucapnya.
Kepala desa terpilih yang menjabat untuk kedua kalinya sebagai kepala desa ini, mengaku senang dan bahagia atas terpilihnya kemabali sebagai kepala desa. Dia berpesan kepada setiap calon, harus bisa kembali bersatu menjalankan amanah. Jangan sampai kata dia, momen pemilihan kemarin malah menjadi biang perpecahan. "Jangan sampai ada permusuhan. Persatukan kembali dengan keinginan bersama membangun desa, dan masyarakat yang sejahtera," pesannya.
Berbeda di kediaman Casmita, kepala Desa Jatisari yang terpilih, justru di rumahnya terlihat sepi. Tidak ada perayaan sama sekali. "Bahkan untuk kantor desa yang berada dekat sekolahan itu terlihat sepi," ungkapnya.
Sementara di Desa Balongsari, Kecamatan Rawamerta. Calon kepala desa terpilih, Wawan Darmawan mengaku akan lebih memfokuskan diri merangkul para tokoh masyarakat dari berbagai elemen. "Saya akan fokus dulu mempersatukan masyarakat. Karena masyarakatlah yang menjadi nyawa dalam sebuah desa bahkan negara," katanya.
Menyangkut masalah program, lanjut dia, sudah menjadi barang pasti yang akan dia bangun, dan meneruskan kepemimpinannya. Ia berharap Desa Balongsari menjadi desa yang makmur, dengan bersatunya masyarakat. Ia mengaku sangat puas dan bahagia telah menjadi pilihan masyarakat. "Sekuat tenaga dan pemikiran, saya tidak akan mengecewakan masyarakat," ujarnya.
Sedangkan di Desa Payungsari, Kecamatan Pedes, Ahmad Subhan mengatakan, persatuan masyarakat sangat penting membangun desa. Banyaknya gesekan antardusun usai pilkades justru merugikan pembangunan. "Solusi tepatnya dia akan mengaktifkan kembali organisasi kemasyarakatan yang sempat vakum," tuturnya.
Selain itu, dia menyoroti irigasi yang sering dipenuhi dengan sampah. Pembersihan dan melancarkan aliran irigasi menjadi prioritasnya sementara, sebelum bergerak kepada bidang yang lain. Pasalnya, permasalahan sampah di irigasi harus segera diperbaiki. "Banyak program, namun kita akan fokus kepada hal yang dirasa penting terlebih dulu," pungkasmya. (yna/rok)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template