Harga Jengkol Kalahkan Daging Ayam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Harga Jengkol Kalahkan Daging Ayam

Harga Jengkol Kalahkan Daging Ayam

Written By Mang Raka on Sabtu, 27 Mei 2017 | 14.30.00

-Ibu-ibu Serbu Pasar Cikampek

CIKAMPEK, RAKA - Menyambut hari pertama bulan Ramadan, semangat ibu-ibu berburu bahan masakan di Pasar Cikampek tetap membara meski harganya menjulang tinggi.
Berdasarkan pantauan Radar Karawang, harga bawang yang sebelumnya 36 ribu per kilogram (kg) kini mencapai 48 ribu per kg. Belum lagi harga cabai keriting 25 ribu per kg, cabai merah 30 ribu per kg, cabai hijau Rp 20 ribu per kg, bahkan jengkol 90 ribu per kg. Sedangkan harga ayam Rp 36 ribu per kg. "Semuanya udah pada naik, yang lain juga sama ikut naik," ucap Nurfadilah, salah satu pedagang bahan bumbu makanan, Jumat (26/5) kemarin.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut bukan karena menjelang bula suci Ramadan, melainkan minimnya pasokan dari petani. Karena kebutuhan tinggi tidak sebanding dengan stok sayuran. "Mahal karena langka, bukan karena menjelang bulan puasa," tuturnya.
Meski begitu, mahalnya harga sayuran tidak menyurutkan para ibu untuk berbelanja ke pasar. Yayah misalnya, salah satu ibu rumah yang dikaruniai anak tiga, ini tetap saja belanja untuk memenuhi kebutuhannya. "Mau naik mau nggak, tetep saja masak mah kudu apalagi munggah," ungkapnya.
Ai (35) salah satu warga Dusun Karajan, Desa Wancimekar, ini rela berdesakan dengan warga lainnya agar bisa membeli kebutuhan yang diinginkan. "Buat munggahan, kalau enggak belanja sekarang nanti bahan buat masaknya kehabisan orang," katanya.
Hal serupa juga disampaikan Eneng (32), salah satu pemilik rumah makan di Desa Pucung, ini juga tak mau kalah mempersipakan berbagai suguhan menjelang Ramadan. Makan enak menjelang puasa selalu menjadi rutinitas setiap tahun. Maka tak heran, kata Eneng, jika di hari-hari tersebut banyak ibu rumah tangga yang lebih memilih pergi ke pasar, dibandingkan harus membeli masakan jadi. "Istimewanya munggah ini, semuanya pasti pada masak buatan sendiri. Masakannya nanti buat tetangga atau saudara, juga buat dibagi-bagi," terangnya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template