Drainase Jalan Surotokunto Jadul - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Drainase Jalan Surotokunto Jadul

Drainase Jalan Surotokunto Jadul

Written By ayah satria on Sabtu, 06 Mei 2017 | 18.37.00

KARAWANG, RAKA - Berdasarkan catatan Radar Karawang dalam tujuh tahun terakhir Jalan Surotokunto sudah mengalami minimal tiga kali penebalan badan jalan. Sayangnya, itu tidak diimbangi pembenahan drainase. Padahal saluran air ini sudah tidak mampu menampung debet air lantaran berkurangnya daerah serapan dan jumlah penduduk yang terus membengkak.

Pantauan Radar Karawang sepanjang jalan Surotokunto dari Johar kearah Cikampek terdapat beberapa titik saat turun hujan tergenang air. Hal itu diakibatkan selain mulai menyempitnya drainase di jalur tersebut, banyak juga jalan yang cekung. Kondisi ini acap kali dikeluhkan warga yang sering terjebak dititik tersebut ketika melintas dengan kendaraannya. "Sayakan kalau kemana-mana pakai motor. Kalau turun hujan dan lewat jalan itu (surotokunto, red) selalu terciprat air karena jalannya tergenang air," kata warga Perum Gading Elok 2 Deden (28), Jumat (5/5).
Menurutnya, wajar saja saat hujan turun banyak jalan yang tergenang air, karena memang kondisi drainasenya terlihat sudah tidak bisa menampung debit air. Oleh karenanya pemerintah memperhatikan hal tersebut, sehingga ruas jalan di karawang bisa enak dilihat dan dirasakan. "Jangankan dipercantik dan dibuat trotoar yang rapi, bersih, dipajang pot-pot bunga. Jalannya saja kayak yang tidak terurus apalagi drainasenya," keluhnya.
Bukan hanya itu, banyak juga titik-titik ruas jalan lain yang menenjukan bahwa karawang tidak seindah yang dibayangkan. Karena tentu saat orang mendengar nama karawang, yang terlintas dalam pemikiran mereka adalah kota pangkal perjuangan. "Yang namanya kota pangkal perjuangan ya harus mencerminkan secara utuh. Terutama dari segi pembangunannya. Bagus, indah bahkan seharusnya bisa menginspirasi daerah lain," ujarnya.
Sementara Anggota Komisi C DPRD Karawang, Suryana, sudah berulang-ulang kali menyampaikan. Harus adanya penambahan sodetan di karawang kota untuk bisa menyalurkan volume air kesaluran pembuangan. Karena karawang yang berkembang pesat dari infrastruktur, mulai dari perumahan, pertokoan dan lain sebagainya, tetapi tidak ada penambahan drainase atau sodetan. "Harus ada sodetan baru untuk saluran pembuangannya agar didaerah perkotaan tidak selalu banjir saat turun hujan," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template