Dede Terpaksa Dikurung - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Dede Terpaksa Dikurung

Dede Terpaksa Dikurung

Written By Mang Raka on Selasa, 02 Mei 2017 | 16.00.00

- 7 Tahun Alami Gangguan Jiwa

PURWAKARTA,RAKA - Diduga alami gangguan jiwa sejak 7 tahun terakhir, Dede (18), warga Kampung Cibendasari, RT 06/RW 02, Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu, terpaksa dikurung di dalam kamar. Perlakuan itu sengaja dilakukan keluarga lantaran Dede kerap tiba-tiba mengamuk, bahkan sampai merusak barang-barang di rumahnya dan mengganggu ketentraman warga.
Dede sendiri merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Orangtuanya bernama Tisna dan Misna. Terganggunya kondisi kesehatan Dede berawal dari sakit panas tinggi yang dialaminya saat berusia 4 tahun. Saat itu, Dede sempat ditangani tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah. Namun, panas tinggi yang dialami Dede tidak kunjung sembuh. Seiring berjalannya waktu, hingga sampai di usia remaja, Dede diduga mengalami gangguan jiwa karena kerap mengamuk. "Kalau sudah mengamuk, Dede suka merusak barang dan dagangan di warung warga. Kami pun terpaksa harus mengganti kerusakannya, Padahal kondisi ekonomi keluarga kami terbilang tidak mampu," ujar ibu kandung Dede, Misna, akhir pekan lalu.
Padahal keluarga sudah memiliki  Kartu Indonesia Sehat (KIS), namun Misna mengakui hingga saat ini kartu tersebut belum dimanfaatkannya untuk biaya penyembuhan Dede. "Kalau Dede dirawat, ongkosnya dari mana? Belum lagi biaya berbagai keperluan saat menunggu Dede selama di rumah sakit. Karena itu kami terpaksa mengurungnya di kamar," kata Misna.
Mendengar adanya laporan dari Tim Relawan Aliansi Sahabat Rustandie (ASRI) terkait keberadaan Dede, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H Rustandie SH langsung menyambangi rumah orangtua Dede untuk melihat kondisi Dede secara langsung. Rustandie yang sejak lama menunjukkan komitmennya terhadap gerakan Jabar Bebas Pasung, langsung menawarkan bantuannya kepada keluarga Dede. Rencananya Dede akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua di Kabupaten Bandung Barat. "Kita masih dalam proses meminta surat rujukan dari Puskesmas setempat agar Dede bisa langsung cepat ditangani di RSJ Cisarua," kata Rustandie usai melihat kondisi Dede yang lebih banyak diam dan lebih senang bermain dengan potongan bambu yang berserakan di kamarnya.
Sementara itu, Kades Cipinang H Ahmad mengakui, ada 3 warga di desanya yang diduga mangalami gangguan jiwa. "Dua di antaranya sudah ditangani Pemda Purwakarta melalui pengajuan dari kami. Namun, satu orang lagi atas nama Dede yang masih berusia remaja pengajuannya terkendala," kata Ahmad melalui ponselnya.
Kendala tersebut, kata Ahmad, orang tua Dede saat itu keberatan dan menolak bila anaknya itu disebut memiliki gangguan jiwa. "Kami juga telah mengupayakan agar keluarga Dede mendapatkan Kartu KIS, yakni dengan dimasukan sebagai keluarga katagori tidak mampu," ujar Kades.(gan)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template