Cucu Dicabuli, Nenek Dianiaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Cucu Dicabuli, Nenek Dianiaya

Cucu Dicabuli, Nenek Dianiaya

Written By Mang Raka on Jumat, 19 Mei 2017 | 12.00.00

-Pipi Sobek Ditusuk Gunting

KLARI, RAKA - Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Peribahasa itu bisa menggambarkan kondisi seorang janda tua, Nasrini (47), warga Desa Curug, Kecamatan Klari, yang tinggal bersama seorang cucu kesayangannya.
Bayangkan saja, sang cucu berinisial AJ dicabuli, sedangkan Nasrini dijambak, lalu pipinya ditusuk pakai gunting oleh pelaku yang diketahui bernama Suherman, warga setempat, Selasa (16/5) malam. Beruntung saat dianiaya Eman-panggilan pelaku-dia berhasil melarikan diri lalu pergi ke klinik untuk diobati.
Awalnya, kata Nasrini, cucunya yang masih berusia tujuh tahun itu mengeluh sakit di bagian alat vitalnya. Setelah ditanya penyebabnya, bocah itu mengaku diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku saat bermain di rumah anaknya. "Siapa sih yang tega lihat cucu digituin sama orang. Saya cuma menegur untuk jangan mengulanginya lagi. Dia (pelaku) malah bilang iya, saya tidak akan ngelakuin lagi. Tapi malah marah sambil nusuk pipi saya, dan jambak rambut saya," katanya kepada Radar Karawang, Kamis (18/5) kemarin.
Ia melanjutkan, cucunya itu juga mengaku sering dicabuli oleh lelaki yang berprofesi sebagai tukang ojek tersebut. "Memang saya tidak melihat dengan mata saya sendiri, tapi pengakuan dari cucu saya gitu. Kelaminnya sering sakit kalau kencing. Pas ditanya kenapa, katanya kelaminnya sering diusap-usap sama pelaku," tuturnya.
Meski cucunya menjadi korban penyimpangan seksual, dan dirinya dianiaya, kata Nasrini tidak ada satupun warga setempat yang membantunya. Dia merasa karena pelaku warga asli Curug, sedangkan dirinya pendatang dari Indramayu. "Saya sudah ikhlas kok. Saya tidak meminta apa-apa, yang penting dia jangan mengulanginya lagi. Pelaku malah kabur dan mungkin takut saya melapor," ungkapnya.
AJ yang baru duduk di bangku kelas satu di SDN Curug ini menceritakan, kejadian tersebut sering dialaminya ketika bermain bersama anak pelaku di rumahnya. "Diperosotin sama diusap-usap," katanya.
Sampai berita ini diturunkan, pelaku maupun keluarganya belum berhasil dikonfirmasi. Saat didatangi ke rumahnya di Desa Curug, rumah pelaku terlihat tidak berpenghuni. (yna)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template