BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Jaminan Kematian - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Jaminan Kematian

BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Jaminan Kematian

Written By Mang Raka on Selasa, 09 Mei 2017 | 12.30.00

KARAWANG,RAKA - Hanya dengan Iuran Rp 8.100 per bulan, ahli waris (Tenaga Harian Lepas) THL di Dinas Perikanan Kabupaten Karawang mendapat Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan Karawang sebesar Rp 24.000.000 (dua puluh empat juta rupiah). Santunan secara simbolis dilakukan BPJS Ketenagakerjaan Karawang, di Kantor Dinas Perikanan Karawang, Senin (8/5).

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Karawang, Toto Suharto menyerahkan santunan secara simbolis yang diterima langsung oleh ahli waris Almarhum Asep Permana/ NIK, 3215203012800002, Hj.Acih (Ibu Kandung) yang beralamat di Dusun Caplek Lemahkarya Kecamatan Tempuran Karawang disaksikan oleh Para Pegawai THL di Lingkungan Dinas perikanan.
Toto Suharto mengatakan Dinas Perikanan Kabupaten Karawang telah mendaftarkan Tenaga Harian Lepas (THL) nya sejak  Januari 2017 sebanyak 13 Orang dengan upah per orang yang dilaporkan sebesar Rp.1,5 juta dengan iuran sebesar Rp. 8.100, per orang per bulan. "Asep ini salah satu peserta BPJS Ketenagakerjaan yang didaftarkan Dinas Kelautan sebagai THL dan Asep berhak menerima santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan," ungkapnya.
Dikatakan Toto, dimana peserta yang terdaftar dalam hal ini Pegawai THL dilindungi oleh Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan kematian (JKM), sebagai bentuk kepedulian Dinas Perikanan guna memberikan rasa aman dan tenang dalam menjalankan tugasnya. "Perlindungan program JKK dan JKM dari BPJS Ketenagakerjaan kepada pegawai pemerintah non ASN ini merupakan amanat dari UU No 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional  dan UU No 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. serta dalam Pasal 5 ayat (3) Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun  2013 tentang Penahapan Kepesertaan disebutkan bahwa penahapan dimulainya  pendaftaran  bagi  pekerja yang bekerja pada pemberi kerja penyelenggara negara," ungkap Toto.
Maman mewakili ahli waris menyampaikan terima kasih atas santunan kematian almarhum  yang diterima keluarga tersebut yang tidak diduga sebelumnya kepada Dinas Perikanan yang peduli terhadap para pegawai THL dan BPJS Ketenagakerjaan yang jemput bola mengurus administrasi klaim kematian almarhum Asep Permana. "Kita tidak menyangka, kalau Asep terdaftar, dan alhamdulillah santunan ini bisa membantu keluarga," terangnya.
Sari Nurmiasih, Sekretaris Dinas Perikanan mewakili Kepala dinas, menyampaikan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang aktif sehingga klaim kematian ini cepat diterima oleh ahli waris. "Perlindungan JKK & JKM bagi para pegawai THl dimaksudkan untuk memberikan perlindungan sehingga mereka dapat bekerja optimal dan tenang serta keluarganya nyaman di rumah serta  menghimbau agar  para THL yang ada di OPD di Kabupaten Karawang seluruhnya mendapat perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan," ungkap Sari kepada Radar Karawang.
Sari juga menghimbau agar para pimpinan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK)/Dinas/Badan yang ada di lingkungan Pemda Kabupaten Karawang untuk segera mendaftarkan Honorer/THL/Tenaga Pendamping/Penyuluh dll ke BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian agar mereka tenang dan aman dalam bekerja, serta keluarganyapun nyaman di rumah, termasuk juga pentingnya perlindungan bagi Pengajar PAUD, Aparat Desa, Pengurus RT/RW, Pengurus Mesjid/Mushola serta pekerja informal lainnya.
Sementara itu,total Jaminan Periode 01 Januari s/d 30 April 2017 BPJS Ketenagakerjaan Karawang telah membayar sebesar Rp. 93, 9 milyar terdiri dari JHT Rp. 85,7 M, JKK Rp. 5,9 M, JKM Rp. 2 M dan JP Rp. 188 juta.Dan manfaat yang bisa diterima diantaranya,jika mengalami Kecelakaan Kerja akan memperoleh manfaat, antara lain. Biaya pengobatan di rumah sakit sampai sembuh di Fasilitas Kesehatan (tersedia 78 Klinik / Rumah Sakit) yang telah disediakan dan biaya seluruhnya ditanggung BPJS Ketenagakerjaan sesuai kebutuhan medis, pengobatan tradisional tidak diperbolehkan.
Jika Meninggal Dunia akibat Kecelakaan Kerja, ahli waris akan mendapat Santunan Kecelakaan Kerja sebesar Rp. 72 juta  (Contoh Upah dilaporkan Rp. 1.500,000 x 48 bulan). Bantuan Beasiswa untuk 1 (satu) anak pekerja sebesar Rp. 12 juta, bagi tenaga kerja yang meninggal dunia atau mengalami cacat total tetap  akibat kecelakaan kerja. (dri)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template