Biaya Masjid Raya Cilodong Rp 38 Miliar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Biaya Masjid Raya Cilodong Rp 38 Miliar

Biaya Masjid Raya Cilodong Rp 38 Miliar

Written By Mang Raka on Sabtu, 20 Mei 2017 | 15.00.00

PURWAKARTA,RAKA - Dibangun di lahan seluas sembilan hektare, Masjid Raya Cilodong, Kecamatan Bungursari, bakal mampu menampung sedikitnya 2200 jamaah. Tak hanya besar, Masjid Raya Cilodong juga akan memiliki perpustakaan dan museum digital pertama di Kabupaten Purwakarta.
Pembangunan Masjid Raya Cilodong sendiri akan menghabiskan dana hingga Rp38 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Purwakarta. Total luas bangunan masjid 5200 meter dengan luas taman 1800 meter. Peletakan batu pertama pembangunan masjid telah dilakukan pada Jumat 12 Mei 2017 lalu oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Ma’ruf Amin. Kiai Ma’ruf membuka pembangunan masjid sekaligus mengisi kegiatan Istighotsah Kubro menyambut bulan suci Ramadan 1438 Hijriyah. Melalui pembangunan Mesjid Raya Cilodong Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap kedepan wajah prostitusi di kawasan tersebut berubah menjadi pusat kegiatan keagamaan.
Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman, Aep Durrohman di ruang kerjanya, di Jalan KK Singawinata mengatakan, pihaknya telah menetapkan target bahwa pembangunan masjid tersebut akan selesai pada bulan November 2017. "Kita sekarang masuk pada tahap awal pembangunan, awal November tahun ini kita targetkan selesai," kata Aep, Jumat (19/5).
Bangunan masjid yang terdiri dari dua lantai dan memiliki daya tampung sebanyak 2200 jemaah ini pun berdasarkan layout pada Dinas Tata Ruang dan Pemukiman, akan dilengkapi dengan taman dan air mancur, serta tempat parkir luas yang dapat digunakan oleh kendaraan besar maupun kecil. Masjid Raya Cilodong ini juga diketahui mengusung kekhasan wilayah. Hal ini dibuktikan dengan bentuk menara masjid yang mirip dengan tusuk sate maranggi, makanan khas Purwakarta. Perpustakaan dan Museum Digital pun direncanakan akan menjadi fasilitas penunjang di masjid yang pembangunannya menghabiskan dana sebesar Rp38 miliar. "Kita anggarkan sebesar Rp38 miliar. Mohon do’a seluruh masyarakat agar program ini berjalan lancar," ujar Aep.
Penciptaan suasana nyaman dalam beribadah bagi jamaah menjadi orientasi pembangunan masjid ini. Selain itu, diharapkan Masjid Raya Cilodong ini juga menjadi salah satu pusat penyebaran agama Islam di Purwakarta dan sekitarnya. "Kita ingin agar jamaah nyaman dalam beribadah, juga bisa menjadi pusat dakwah agama Islam," singkat Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.
Diketahui, dulunya di sepanjang Jalan Raya Cilodong Kecamatan Bungursari merupakan salah satu tempat tujuan para lelaki hidung belang untuk memuaskan nafsu sesaat. Tempat tersebut didominasi para PSK sekaligus menjadi kawasan prostitusi di Cilodong. Daerah itu selama ini dikenal sebagai lokalisasi pekerja seks komersial (PSK) yang telah ada sejak tahun 1973.
Tak jarang selama masih menjadi lokasi tempat prostitusi petugas Satpo PP sering menggelar operasi untuk membubarkan lokasi yang sangat meresahkan masyarakat. Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan, pembangunan masjid ini salah satu upaya meningkatkan kehidupan religius dan masuk dalam penataan kota. Kawasan tersebut awalnya banyak deretan warung remang-remang yang dipakai mangkal PSK di sepanjang Jalan Raya Bungursari Purwakarta. "Sudah banyak yang kita kita lakukan, mulai dari pembongkaran warung dan lain-lain. Ini awalnya masalah ekonomi yang berimbas menjadi penyakit masyarakat. Sekarang warung-warung tersebut sudah menjadi deretan kios tanaman,'' ujarnya (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template