Bawah JPO Ahmad Yani Dipagar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bawah JPO Ahmad Yani Dipagar

Bawah JPO Ahmad Yani Dipagar

Written By Mang Raka on Selasa, 23 Mei 2017 | 15.30.00

*Rencananya Hari Ini Difungsikan

KARAWANG, RAKA - Akhirnya jembatan penyeberangan orang (JPO) di ruas jalan rawan macet Bypass Ahmad Yani terbangun juga. Hanya saja, hal itu dinilai belum lengkap tanpa disertai pemagaran agar warga tidak nekat menyeberang jalan di bawah JPO. Saat ini fisik bangunan memang sudah rampung dan siap difungsikan namun atap jembatan belum terpasang.

Berdasarkan pantauan Radar Karawang, Senin (22/5), jembatan penyeberangan yang dibangun di depan perkomplekan Islamic Center itu dibuat dengan ketinggian mencapai 6 meter dan diperkokoh dengan 39 jumlah anak tangga serta satu kali pemberhentian ditengah sebelum putar arah tangga naik menghadap ke barat di keduanya. Posisi seperti dibuat agar pengguna jembatan tidak kelelahan setelah meniti tangga dari bawah bisa berhenti sejenak di sebelum putar arah.
Sementara badan jembatan penyeberang dibuat dengan lebar 1,2 meter. Lebar itu dimaksudkan agar bisa dilalui dua orang dari arah berlawanan tanpa bersenggolan. Sehingga membuat pengguna jembatan merasa leluasa untuk berjalan. Hanya di kanan kiri jembatan masih terlihat papan iklan yang dipasang dijembatan pendukung.
Menyinggung mengenai kemungkinan masih adanya warga yang memilih menyeberang jalan melintasi kolong jembatan penyeberangan, agar hal itu tidak terjadi ada usulan supaya dilakukan pemagaran. Jembatan penyeberangan orang itu sendiri dibuat dengan harapan bisa meminimalkan terjadinya angka kecelakaan di ruas jalan bypass Ahmad Yani.
Disinggung lamanya proyek pekerjaan, Adi (27) pekerja pembuatan jembatan tersebut mengatakan jembatan penyeberangan orang di Jalan Bypass Ahmad Yani itu dibuat dalam waktu yang lumayan singkat. Menurut Adi sudah berdirinya jembatan hanya dalam waktu kurang lebih sebulan merupakan pekerjaan sukses untuk meminimalkan angka kecelakaan di jalan. "Jembatan paling besok juga sudah bisa digunakan sekarang masih di cat belum selesai," ujarnya seraya menambahkan jembatan penyeberangan itu dikerjakan cuma oleh delapan pekerja asal Bandung.
Sementara warga sekitar Amid (50) menyampaikan, dirinya merasa bangga dengan adanya perhatian pemerintah yang sudah membuatkan jembatan Penyeberangan Orang. Menurut informasi, setelah jembatan di Bypass Ahmad Yani dan yang di Johar yang juga sudah dirampungkan pekerjaannya, akan dibangun jembatan-jembatan lain dititik-titik rawan macet dan kecelakaan. "Alhamdulillah, sekarang tidak takut lagi menyeberang jalan," ujarnya.
Kendati demikian, Amid mengkritik masih ada kurangnya yang belum dibangun. Mestinya ditengah jembatan juga dibangun pagar sehingga orang tidak bisa menyeberang jalan dari bawah jembatan. "Jangan sampai ada pemikiran pembangunan jembatan penyeberangan ini cuma untuk menyenangkan hati saja. Sebab percuma dibuat jembatan kalau bawahnya tidak dipagar. Orang pasti akan menyeberang lewat bawah jembatan," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template