Arsitek yang Jago Bikin Kue - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Arsitek yang Jago Bikin Kue

Arsitek yang Jago Bikin Kue

Written By Mang Raka on Sabtu, 27 Mei 2017 | 14.00.00

Mengubah hobi menjadi profesi, lalu menjalankan bisnis seprofesional mungkin, merupakan lahan strategis menjaring pundi-pundi uang. Seperti yang dilakoni oleh Ayoe Suardani. Pemilik toko kue Buttercup Cakes dan Cookies di Galuh Mas, Cluster Mediterania Blok II A5 No 9-10.
Sarjana arsitektur Institut Teknologi Bandung (ITB) itu, salah satu orang yang mampu mewujudkan hobi menjadi bisnis. Tidak sekadar bisnis, tapi dijalaninya dengan serius. Tidak tanggung, wanita peraih penghargaan Perempuan Inspiratif Karawang 2016, itu rela kembali bergelut dengan ilmu agar bisnis kuenya sukses. Bedanya, ilmu yang dipelajarinya di Jakarta itu bersentuhan dengan dapur. Mengolah bahan makanan menjadi sajian yang memanjakan lidah. "Dulu belajarnya ke seorang koki ternama," ungkap Ayoe kepada Radar Karawang.
Perlahan tapi pasti, usaha yang digelutinya tahun 2012 itu menuai hasil. Bisnis kuenya semakin legit. Mulai dari banana cake hingga aneka kue kering, berhasil memincut para pelanggan. Tidak hanya di Karawang tapi hingga Kalimantan dan Bangka. "Produk kue saya sudah menembus ke berbagai daerah. Meski keberadaan toko di dalam perumahan, namun tidak kalah ramai dan larisnya," katanya.
Kini, produk Buttercup Cakes dan Cookies, kata Ayoe menjadi ikon Karawang. Sudah jadi buruan orang-orang yang ingin membawa oleh-oleh dari Karawang untuk keluarganya di rumah. "Jika orang luar datang ke Karawang untuk mencari oleh-oleh yang khas, pastinya datang ke toko ini," tuturnya.
Lalu apa rahasia perempuan murah senyum ini. Ayoe mengatakan bahan dasar produknya harus berkualitas. Banana cake misalnya, pisang yang dipilihnya tidak asal. Harus segar. "Kalau membuatnya bisa seharian. Bahan-bahannya yang pasti kita menggunakan pisang masih segar dan berkualitas. Agar citarasa pisangnya tetap mendominasi," ungkapnya.
Bukan hanya itu, proses pembuatannya juga sangat teliti. Jeli. "Proses pemasakan dengan dikukus sekaligus dipanggang. Sehingga membuat citarasa tetap terjaga," jelasnya.
Kemampuannya mendesain juga sangat membantu saat membuat kue. Alhasil, produk yang dibuat sangat menarik, kreatif, dan unik. Tapi tidak melupakan rasa. "Kalau untuk produk andalan toko kami itu banana cake. Rasanya itu lembut dan halus. Bentuknya juga sama dengan pisang yang asli," ucapnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template