27 Hektare Sawah di Wargasetra Gunakan Pupuk Organik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 27 Hektare Sawah di Wargasetra Gunakan Pupuk Organik

27 Hektare Sawah di Wargasetra Gunakan Pupuk Organik

Written By Mang Raka on Selasa, 02 Mei 2017 | 15.00.00

TEGALWARU, RAKA -  Pupuk organik produksi dalam negeri kini mulai digunakan petani di Desa Wargasetra, Kecamatan Tegalwaru, Senin (1/5). Walaupun baru pertama kali petani merasa yakin hasilnya akan jauh lebih baik.

Rencana tanam padi menggunakan pupuk organik akan dilakukan terhadap 30 petani di wilayah Desa Wargasetra dengan luas sawah 27 hektare. Kualitas pupuk organik produk Indonesia tersebut diharapkan bisa menjadi pupuk organik pertama yang bisa menjadi pionir di Kecamatan Tegalwaru.
Sebenarnya, kualitas pupuk organik tidak kalah dibanding dengan pupuk anorganik. Ada banyak manfaat pupuk organik yang tidak dimiliki oleh pupuk anorganik. Diantaranya memperbaiki struktur tanah. Begitu juga dengan karakteristiknya, sehingga tanah menjadi gembur, ringan dan mudah diolah. Selain mudah ditembus akar, tanah-tanah berat menjadi mudah diolah tingkat Kesuburan tanah meningkat. Dan aktivitas mikroba tanah pun meningkat juga kapasitas penyerapan air oleh tanah juga meningkat sehingga tanah menjadi mudah menyediakan kebutuhan air yang diperlukan tanaman.
Yayan Supriatna (31) petani Kampung Tegaldeeng menyampaikan jika pupuk Organik memang cukup baik, sayangnya belum menyeluruh. Padahal bagi tingkat keamanan bagi unsur hara tanah cukup membawa kenyamanan baik untuk komersial dan konsumtif. "Saya malah sangat setuju kalau petani sudah mulai berfikir sehat. Tidak jarang kini pembeli untuk komsumtif beralih ke menu yang sehat terutama bagi itu semua maka petani sudah mulai mempertimbangkan hal yang baik seperti Pola tanam padi sehat menggunakan pupuk organik, jelasnya.
Sementara Kirman (33) tokoh masyarakat setempat menerangkan, perubahaan unsur hara pada lahan sawah adalah insektisida. Penting bagi masyarakat secara keseluruhan mulai berfikir kritis. Salah satunya di sektor pertanian. Dengan harapan petani berfikir lebih sehat dan warga. "Hanya saja ada kelebihan dan kekurangannya dari Organik dan anorganik. Cuma belum diberlakukan oleh semua petani saja. Dan beras sehat itu mahal loh, makanya wajar kalau bisa berpindah ke penggunaan pupuk organik," terangnya.
Sementara, pemerhati pertanian Kecamatan Tegalwaru, Syarif Hidayat. SP. MP menerangkan Salah satu komponen terpenting dalam bidang pertanian adalah pupuk. Pupuk merupakan bahan material atau organik yang kerap ditambahkan ke tanaman. Fungsinya untuk memenuhi kebutuhan zat Hara yang dibutuhkan tanaman untuk berkembang dengan baik. Pupuk mempunyai peran yang sangat penting bagi pertumbuhan tanaman yang kita tanam. "Bisa dibilang fungsi utama dari pupuk sebagai penyubur tanah. Dengan pemberian pupuk secara teratur, tanaman bisa tumbuh dan berproduksi dengan baik. Diperlukan takaran yang pas dalam memberikan pupuk ke tanaman. Jika kurang atau terlalu banyak, justru akan menghambat pertumbuhan tanaman," paparnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template