Warung Remang-remang Dengklok Dibongkar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warung Remang-remang Dengklok Dibongkar

Warung Remang-remang Dengklok Dibongkar

Written By Mang Raka on Rabu, 19 April 2017 | 16.00.00

- Tak Ada Perlawan dari Pemilik

RENGASDENKLOK, RAKA – Dianggap tidak mengindahkan surat peringatan ketiga, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Rengasdengklok membongkar paksa 3 warung remang-remang yang membandel ditepi Jalan Tugu Proklamasi. Dalam pembongkaran tersebut, tidak ada perlawanan dari pemilik warung.
Menurut Kasi Trantib Kecamatan Rengasdengklok, Junaedi Abdullah, pembongkaran tersebut merupakan tindak lanjut atas surat angkaran ketiga yang tidak diindahkan oleh pemilik warung, padahal pihak Satpol PP Kecamatan Rengasdengklok telah memberikan tenggang waktu bagi pemilik warung untuk melakukan pembongkaran sendiri. Namun pemilik warung seolah tidak menggubrisnya dengan tetap mempertahankan bangunannya untuk tetap berdiri. "Kita sudah layangkan surat untuk pemilik warung, agar membongkarnya sendiri, namun tetap tidak dilakukan, dan terpaksa kami bongkar paksa," katanya, kepada Radar Karawang, Selasa (18/4), kemarin.
Pembongkaran warung remang-remang secara paksa ini, ia lakukan dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadhan dan menghindari penyebaran penyakit masyarakat seperti seks bebas. Pasalnya, banyak pengaduan dari masyarakat yang risih dengan keberadaan warung remang-remang tersebut yang diduga menyediakan minuman keras dan Pekerja Seks Komersial (PSK). Dan terbukti dengan ditemukannya alat kontrasepsi sisa pakai dan botol bekas minuman keras.
Masyarakat setempat, Eneng (42), sangat mengapresiasi tindakan Satpol PP Rengasdengklok yang sudah berani memberangus tempat prostitusi. Sudah bertahun-tahun tidak ada satupun aparat yang berani meratakannya. "Salut buat Pol PP sekarang, udah berani membongkar biang penyakit masyarakat," ujarnya.
Ia juga berharap, wilayah Rengasdengklok ini bisa menjadi tempat wisata yang elok, keberadaan Tugu Proklamasi sebagai pelopor perjuangan bisa menarik perhatian wisatawan dalam maupun luar daerah. Maka dari itu, diperlukannya tindak tegas dari pihak-pihak terkait untuk membangun dan menata Kecamatan Rengasdengklok, agar terhindar dari berbagai macam polusi. "Awal yang bagus untuk memperindah Wilayah Rengasdengklok, jangan sampai dikotori dengan maraknya warung-warung liar, apalagi yang menyediakan PSK, sayang dengan tugu dan sejarahnya," pungkasnya. (rok)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template