Warga Perumahan Dipalak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Perumahan Dipalak

Warga Perumahan Dipalak

Written By Mang Raka on Kamis, 13 April 2017 | 16.00.00

-Pelaku Ngaku Pengurus Karang Taruna Pucung

KOTABARU, RAKA - Warga Kampung Karajan RT 02/03 Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru, diresahkan dengan adanya oknum yang mengaku sebagai pengurus Karang Taruna Desa Pucung. Mereka menggangu ketentraman warga Perumahan Griya Pucung Asri karena setiap aktifitas pembangunan harus melalui oknum tersbut. Jika tidak, barang-barang bisa hilang.
Menurut salah seorang warga yang meminta tidak disebutkan namanya, 3 sampai 4 orang warga pendatang yang akan menghuni Perumahan Griya Pucung Asri dimintai uang kordinasi sebesar Rp 1 juta saat hendak menempati perumahan. "Ada yang mengeluhkan ke saya, dirinya diresahkan dengan adanya preman yang mengatas namakan Karang Taruna Desa," ujarnya kepada Radar Karawang, Rabu (12/4).
Ia mengatakan, hal ini sudah membuat warga asli Pucung jengkel. Selain meresahkan, juga mengecewakan karena telah membuat ketidaknyaman bagi warga pendatang. "Ini harus ditindakan dari pihak kepolisian, karena seharusnya warga tenang tidak boleh ada intimidasi," ujarnya.
Warga Kampung Karajan RT 02/03 Desa Pucung, Jaenudin (41) mengatakan, atas perilaku oknum yang mengaku Karatng taruna Desa tersebut, warga sekitar telah dirugikan. Dia juga menyayangkan, sekalipun sudah sering dilaporkan namun sampai saat ini belum mendapatkan hasil memuaskan. "Saya sudah usulkan ke RT tapi sampai sekarang belum ada tanggapan. Padahal tindakan tersebut termasuk kriminal karena ada intimidasi. Ini harus ada tindakan dari pemerintah desa dan kepolisian," ujarnya.
Bagian administrasi Perumahan Griya Pucung Asri yang enggan menyebutkan namanya mengaku tidak mengetahui jika di perumahannya terjadi tindak premanisme yang dilakukan oleh oknum tertentu dan mengaku Karang Taruna Desa Pucung. "Saya asli Cilacap. Saya mau ngambil rumah juga di sini. Kalau ada oknum saya gak tahu, sempat denger tapi terjadi di perumahan yang lain," ujarnya saat ditemui di kantor pemasaran.
Saat ditemui di rumahnya, Ketua Karang Taruna Desa Pucung Akmaludin SH mengatakan, pihaknya sama sekali tidak mengetahui jika di wilayahnya telah terjadi premanisme terhadap warga. Karena dirinya belum lama menjabat sebagai Ketua Karang Taruna. Bahkan struktur pun belum dibentuk. Dirinya berharap, masyarakat dapat melaporkan tindakan sekalipun permasalahannya kecil. "Warga melaporkan ke desa kalau ada permasalahan. Saya sama sekali tidak mengetahui (aksi pemalakan), saya merasa terpanggil untuk merubah imej di masyarakat," ujarnya.
Sekretaris Desa Pucung Julaeha mengatakan, sama sekali pihaknya tidak mengetahui akan permasalahan di masyarakat. "Saya belum tahu, warga harusnya lapor," ujarnya singkat. (apk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template