Warga Parungsari Cari Gas Melon ke Bekasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Parungsari Cari Gas Melon ke Bekasi

Warga Parungsari Cari Gas Melon ke Bekasi

Written By Mang Raka on Sabtu, 15 April 2017 | 14.00.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Hampir dua pekan terakhir warga Desa Parungsari kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 Kg. Akibatnya supaya bisa tetap memasak mereka terpaksa menggunakan kayu bakar.

Kebingungan warga terjadi karena sejumlah pangkalan gas elpiji tidak bisa memastikan kapan kedatangan gas itu. Warga berharap pemerintah harus menyikapi persoalan tersebut agar kelangkaan gas elpiji 3 kilogram tidak sulit didapatkan karena akan menimbulkan polemik. Dan warga pun ada pula yang berusaha mencari gas melon tersebut hingga ke kabupaten lain karena wilayah desa Parungsari berbatasan dengan kabupaten Bekasi.
Maya (41) warga Desa Parungsari menerangkan jika dirinya sudah selama satu minggu membuat tungku demi melangsungkan kebutuhan makan. Dirinya menyesalkan hingga kini kelangkaan gas membuat warga kebingungan karena tidak ada kepastian yang di dapatkan dari informasi penjual gas. "Pemerintah harus bisa menyikapi permasalahan kesulitan gas 3 kilogram ini secepatnya. Kami sangat khawatir jika nanti memasuki bulan ramadan permasalahan kelangkaan gas juga khawatir terjadi kan akan menambah persoalan yang cukup serius," ujarnya.
Lain lagi dengan Wawah (51) pemilik warung kelontong di Desa Parungsari menjelaskan sudah dua minggu warungnya tidak menjual gas. Dirinya pun membenarkan jika pernah mempertanyakan perihal gas ke pihak pangkalan distributor namun yang ada jawaban dari pihak pangkalan malah tidak jelas dan bahkan membingungkan. "Pihak pangkalan gas malah belum bisa memastikan jadwal kedatangan selanjutnya, karena sebelumnya pasokan pun sudah sesuai dengan jadwal pengiriman yang sudah ditetapkan. Harapan saya pemerintah bisa bergerak cepat menyikapi persoalan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram itu dengan cepat dan melakukam operasi pasar khawatir jika ada mafia yang mengatur persoalan gas," harapnya.
Sementara saat Radar Karawang menyambangi keberadaan pangkalan gas elpiji terpantau sepi bahkan teralis pun dalam keadaaan di gembok dan tidak ada satupun orang yang bisa dimintai keterangan.
Wahyudin (30) Warga setempat membenarkan jika pangkalan gas elpiji tersebut rumah pemiliknya tidak di dekat tempat penjualan gas, dan sekitar 10 kilometer dari tempat penjualan gas. Dirinya pun membenarkan jika sudah satu minggu pangkalan gas tidak buka dan tutup. Dirinya pun mengungkapkan jika kedatangan mobil yang mendistribusikan gas hadir, biasanya warga pun tidak berapa lama berdatangan.
"Yang saya tahu sudah satu minggu pangkalan gas nya dalam keadaan tutup. Dan pemiliknya pun rumahnya jauh dari tempat usahanya. Dan biasanya jika ada truk pengangkut gas datang maka warga pun berdatangan ke pangkalan disini, paling dua atau tiga jam saja gas pun habis dan yang ada pemilik pangkalan gas hanya tengah membenahi tabung gas yang kosong saja," katanya. (yfn)


Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template