Tanggul Sungai Cikumpeni Jebol - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tanggul Sungai Cikumpeni Jebol

Tanggul Sungai Cikumpeni Jebol

Written By ayah satria on Selasa, 25 April 2017 | 22.41.00

TEGALWARU, RAKA -  Akibat diguyur hujan selama kurnag lebih satu jam dengan intensitas tinggi rumah warga dan minimarket di wilayah Desa Mekarbuana, Senin (24/4) terendam banjir, meski tidak sampai ada yang mengungsi namun kerugian ditaksir hingga puluhan juta rupiah.
Intensitas hujan yang tinggi membuat sungai Cikumpeni pun meluap bahkan membuat penahan Bendungan Cibonteng jebol. Akibatnya air langsung melimpas dan merendam pemukiman warga. Bahkan air memasuki rumah warga hingga ketinggian 10 sampai 20 sentimeter juga merenddam minimarket di wilayah Batu Gajah, Cintalaksana, Desa Cintalaksana, pun terendam air sehingga barang dagangan nya pun terkena imbas.
Bahkan di Dusun 04 Kampung Cipeuteuy, Desa Mekarbuana, rumah warga disanapun terkena dampak dari luapan sungai dan merusak tembok rumah warga. Warga Desa Mekarbuana, Pian (45) mengatakan jika dirinya tengah melakukan aktivitas kegiatan sehari-hari. Memang hujan besar hampir satu jam disertai angin kencang. Dan setelah setengah jam kemudian luapan sungai Cikumpeni yang dekat dengan rumahnya terjadi.
Parahnya air pun tidak terbendung dan diapun berupaya menahan deras air sungai dengan papan seadanya. "Ya kaget juga dan rumah saya dekat dengan Sungai Cikumpeni juga rumah saya kan di dataran bawah yang imbasnya makah cukup deras, untungnya tidak membuat tembok rumah saya hancur, dan itu barang-barang perkakas saya juga hampir satu mobil bak dolak yang tidak bisa saya selamatkan," ungkapnya.
Demikian dengan Euis (41) warga desa yang sama, dirinya menerangkan rumah orang tuanya terkena imbas yang paling parah. Karena dataran rendah sebagian tembok rumah karena rumah sudah miliki usia, banyak yang rusak dan hancur. Bahkan rendamananya hingga selutut orang dewasa. "Alhamdulillah, sekarang air sudah mulai surut. Tinggal beres-beresnya," ucapnya.
Euis menambahkan, akibat banjir tersebut tembok rumahnya hancur namun tidak sampai merubuhkan rumah. "Sebagian lemari dan barang perkakas banyak yang sudah tidak bisa diperbaiki lagi. Dan kini sebagian barang yang masih dimanfaatkan saya pergunakan kembali," ucapnya sambil membersihkan perkakas rumahnya.
Yati (37) pemilik warung nasi di Kampung Mariuk, Desa Cintalaksana, membenarkan jika musholla di warung nasinya mengalami kerusakan akibat pondasi mushola tergerus debit sungai Cikumpeni yang meluap hingga genting belakang mushola roboh dan mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. "Waduh saya kaget juga, pada saat itu hujan di sertai angin kencang, kami hanya bisa diam di dalam rumah saja. Dan setelah reda ada bunyi gemuruh di ujung warung saya, eh ternyata genting mushola saya ambrol," ucapnya seraya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template