Sebulan Dikunjungi 9.000 Orang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sebulan Dikunjungi 9.000 Orang

Sebulan Dikunjungi 9.000 Orang

Written By ayah satria on Rabu, 12 April 2017 | 15.14.00

 Museum Diorama Nusantara Tetap Buka di Hari Libur

PURWAKARTA,RAKA - Sejak diresmikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan 15 Maret 2017 lalu, Museum Bale Panyawangan Diorama Nusantara milik Pemkab Purwakarta kian menarik perhatian masyarakat lokal maupun luar daerah. Tercatat, museum yang berada di Jalan KK Singawinata, Purwakarta tersebut, hingga kemarin sudah dikunjungi hingga 9.000 orang.
"Pengunjung yang datang sebagian besar dari luar kota. Seperti dari Bekasi, Karawang, Subang dan Bandung. Bahkan ada juga dari Jakarta dan kota besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur," ujar Kepala Kantor Arsip Daerah Purwakarta, Nina Meinawati saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.
Nina mengatakan, museum yang digagas oleh Bupati Dedi in,i dibuat untuk memperlengkap keberadaan Bale Panyawangan Diorama Purwakarta yang telah dibangun sebelumnya. Jika Panyawangan Diorama Purwakarta menceritakan sejarah dan kehidupan sosial di Purwakarta, sementara museum Bale Panyawangan Diorama Nusantara menceritakan tentang ke Indonesia-an. "Museum Bale Panyawangan Diorama Nusantara cakupannya lebih luas, dari mulai sejarah, kondisi daerah, kehidupan sosial, budaya, kesenian, ekonomi dan politik dan lain-lain yang ada di Negara kita. Sama dengan musium sebelumnya, musium ini juga menggunakan sistem digital dan teknologi canggih. Sehingga, semua gambar dan semua peralatan yang ada terasa lebih hidup,"jelas Nina.
Diketahui, pembangunan Museum Bale Panyawangan Diorama Nusantara dibangun murni menggunakan APBD Kabupaten Purwakarta 2016. Anggaran yang dihabiskan mencapai kurang lebih Rp5 miliar. Pembangunannya cukup singkat, tidak kurang dari satu tahun sudah selesai. Untuk meujudkan museum ini, Pemkab Purwakarta berkerjasama dengan kantor arsip nasional. "Dalam pembuatannya juga kami melibatkan tiga profesor, yakni Prof DR Nina Lubis, Prof DR Susanto Zuhdi dan Prof DR Taufik Abdulah. Mereka semua yang merancang dan mendesain satu persatu semua yang ada di setiap ruangan yang ada di museum digital ini," kata Nina.
Semua pengunjung yang datang ke Museum Bale Panyawangan Diorama Nusantara, diakui Nina, mereka terkagum-kagum. Dengan melibatkan sedikitnya empat pemandu, para pengunjung bisa mengetahui tentang ke Indonesia. "Selain sejarah dan kebudayaan yang beragam, mereka juga dapat mengetahui kuliner khas Indonesia, serta flora dan fauna yang ada di negara kita juga. Semua lengkap ada di museum ini,"tutur Nina.
Nina menambahkan, Pemkab Purwakarta juga saat ini tengah membuat dua musium lain, yaitu Museum Bale Indung Rahayu dan Gareri Wayang. Namun dua musium baru yang akan diresmikan dalam waktu dekat itu dikelola oleh Dinas Parawisata, sementara Museum Bale Panyawangan Diorama Nusantara dan Bale Panyawangan Diorama Purwakarta dikelola oleh Kantor Arsip Daerah Purwakarta. "Pembangunan beberapa museum di Purwakarta ini juga memperlengkap semua pembangunan Purwakarta yang saat ini berubah menjadi kota wisata. Termasuk pembangunan destinasi wisata Air Mancur Sri Baduga yang menjadi air mancur terbesar di Asia Tenggara,"sebut Nina.
Bahkan saat ini, atas perintah Bupati Purwakarta, Museum Bale Panyawangan Diorama Nusantara dan Bale Panyawangan Diorama Purwakarta, harus dibuka pada hari libur akhir pekan. Waktu buka dua museum itu pada hari libur juga lebih panjang, dari pukul 09.00 WIB pagi sampai dengan pukul 20.00 WIB malam. Sementara pada hari hari biasa dibuka dari pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB. "Bagi pengunjung yang datang, tidak ada tarif. Mereka bisa masuk dengan geratis, tapi dengan ketentuan tidak membawa tas dan makanan, kecuali telfon genggam untuk foto-foto di dalam musium baru kami perbolehkan," pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template