Sampah Pasar Lambat Diangkut - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sampah Pasar Lambat Diangkut

Sampah Pasar Lambat Diangkut

Written By Mang Raka on Sabtu, 01 April 2017 | 13.00.00

- Truk Pengangkut Sampah Perlu Ditambah

RENGASDENGKLOK, RAKA - Kurangnya armada pengangkut sampah, menjadi salah satu alasan terjadinya penumpukan sampah yang tersebar di area Pasar Rengasdengklok. Tumpukan sampah yang semakim hari semakin parah dan menyebarkan bau busuk tersebut, sangat mengganggu pengguna jalan maupun pembeli. Belum lagi, kondisi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menggunakan badan jalan untuk menjajakan dagangannya, diperparah dengan kondisi jalan berlubang yang selalu tergenang air.
Joni, warga  Kutawaluya yang sedang menunggu istrinya belanja di Pasar Rengasdengklok, mengaku risih dengan keadaan pasar yang semakin tidak terawat. Selain macet dan genangan air di jalan, bau busuk sampah membuatnya tak bisa lepas menutup hidung. "Sayang sekali pasar tradisional ini tidak begitu diperhatikan, kalau seperti ini terus khawatir pelanggan pasar pada mental buat cari pasar lain," ungkapnya, kepada Radar Karawang, Jumat (31/3) kemarin di parkiran  depan kantor Kecamatan Rengasdengklok lama.
Melihat kondisinya yang seperti ini, sambung dia, tidak heran kalau lebih banyak masyarakat yang memilih pasar swalayan ataupun supermarket daripada harus ke Pasar Tradisional. Terlihat dari para pembeli mayoritas hanya ibu-ibu, sama sekali tidak nampak anak muda yang sengaja berbelanja. "Melihat kondiai yang seperti ini, gak heran kalau masyarakat lebih memilih supermarket ataupun swalayan intuk belanja, apalagi anak muda," ujarnya.
Di tempat berbeda, Emon, salah satu staf Dinas Cipta Karya bagian pengelola sampah menuturkan, untuk saat ini sampai bulan Ramadan mendatang, penumpukan sampah sudah bisa diprediksi tidak akan berkurang. Pasalnya, armada pengangkut sampah untuk wilayah Rengasdengklok hanya ada 4 armada saja, sedangkan kuota sampah di area Pasar Rengasdengklok setiap harinya membludak dan memerlukan armada tambahan. "Kalau tidak ada penambahan armada pengangkut sampah mah, bisa diprediksi sampai bulan Romagdon pun tidak akan berkurang, bisa jadi nambah banyak. Soalnya dengan armada yang hanya 4 armada, kita keteter," tukasnya.
Kurangnya armada pengangkut sampah, terang dia, menjadi salah satu alasan terjadinya penumpukan sampah yang banyak tersebar di Pasar Rengasdengklok. Untuk 4 armada yang tersedia, ia mengaku setiap harinya hanya bisa mengangkut 6-7 kali tarikan. Belum lagi kendala jarak tempuh pembuangan yang dinilai jauh, yakni ke TPS Jalupang Kecamatan Kotabaru. "Untuk sampah di area pasar saja setiap hari kita memgangkut 6-7 kali tarikan, belum lagi jarak pembuangan yang dirasa jauh, gak heran kalau penumpukan sampah masih menjadi masalah. Coba kalau ditambah armadanya," pungkasnya. (rok)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template