Robi Darwis Tersambar Petir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Robi Darwis Tersambar Petir

Robi Darwis Tersambar Petir

Written By ayah satria on Sabtu, 29 April 2017 | 12.00.00

Tragedi Turnamen Sacho Cup: Satu Tewas, 12 Luka Bakar

KARAWANG, RAKA - Pertandingan seru dalam Turnamen Sacho Cup (Yamaha Cup) yang digelar di lapangan sepakbola Karawang International Industrial City (KIIC), berakhir tragis.
Hujan yang mengguyur saat pertandingan tersebut, tiba-tiba menjadi petaka setelah petir yang disusul suara dentuman menyambar para pemain, sekitar pukul 17.00 WIB, Kamis (27/4). Seorang dari tiga pemain yang sempat pingsan, akhirnya tewas setelah sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Rosela, Jalan Interchange Karawang Barat. "Iya, seorang karyawan atas nama Eris Jaenudin (30), warga Perumahan Kondang Asri, Blok E Nomor 6 Desa Kondang Jaya, Kecamatan Karawang Timur, akhirnya meninggal dan belasan pemain lainnya mengalami luka bakar," kata Kabag Humas Polres Karawang AKP Marjani, Jumat (28/4) kemarin.
Sementara korban yang menderita luka-luka tercatat 12 orang. Mereka adalah Robi Darwis, Panji Hutomo, Muhammad Rahmad, M. Aji Hidayat, Arief Budiman, Ahmad Rifai, Sandi Saepulloh, Atighulna Aldiansyah, Amir Widiyana, Ahmad Faiz, Sahri Kapi, dan Fersi Untung. "Mereka tercatat sebagai karyawan PT YIMM," ujar Marjani.
Ia melanjutkan, sebelum peristiwa nahas itu terjadi, korban tengah mengikuti kompetisi sepakbola antardivisi di lingkungan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Pertandingan itu sudah berlangsung sebelum hujan turun disertai petir. Sehingga pemain tetap saja asyik karena menganggap kilatan dan suara petir itu sebagai hal yang biasa. Pendukung dari kedua kesebelasan masih terus memberikan dukungan agar tim jagoan mereka menang. Tetapi, suasana tiba-tiba berubah ketika kilatan petir yang diiringi dengan suara keras menyambar ke arah lapangan sepakbola. "Belasan pemain tiba-tiba tergeletak dan pingsan di tengah lapangan. Sebagian tubuh mereka terbakar. Saat itu juga mereka langsung dievakuasi oleh teman-temannya, dan dilarikan ke rumah sakit terdekat," katanya.
Marjani menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati, dan waspada ketika di lapangan terbuka dengan kondisi hujan yang disertai petir terus mengguyur Karawang.
Sementara itu, seorang pengelola KIIC yang tidak bersedia disebutkan jati dirinya mengatakan, bermain sepakbola saat hujan turun di lapangan tersebut memang kerap dilakukan, baik pada saat pelaksanaan sport turnamen, atau turnamen antarperusahaan maupun turnamen di tingkat internal masing-masing perusahaan.  "Bedanya, intensitas petir saat kejadian itu memang lain dari biasanya. Bahkan, informasi dari sekuriti kita yang ada di sekitar lokasi kejadian menyebutkan, jika korban saat itu sudah hendak berteduh sebelum tersambar," ungkapnya.
Meski begitu, ada satu hal yang masih belum terungkap jelas terkait kondisi luka bakar yang diderita korban. Sebab, luka bakar yang diderita korban terparah di bagian kaki. Sehingga perlu dikaji apakah sepatu yang digunakan korban mengandung unsur besi. "Ini perlu agar hal serupa tidak terulang kembali," pungkasnya. (ops)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Dasar nich judul,..bisa saja,..saya kira robi darwis pesepakbola,..(turut berduka kpd korban2,..

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template