Pertumbuhan Penduduk Sulit Dikendalikan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pertumbuhan Penduduk Sulit Dikendalikan

Pertumbuhan Penduduk Sulit Dikendalikan

Written By ayah satria on Rabu, 12 April 2017 | 14.45.00

KARAWANG, RAKA - Menjadi kota industri membuat Karawang banyak diserbu para pendatang. Akibatnya, laju pertumbuhan penduduk (LPP) di daerah ini sulit dikendalikan.
Fasilitator Advan Family Planning Hj Tuty Sri Saptiaty mengatakan, sebenarnya tidak seharusnya LPP Karawang tidak terkendali, karena meski banyaknya pendatang tapi pemerintah dan faktor-faktor pendukung lain untuk mengendalikan penduduk telah siap.
"Sekarang LPP Karawang 3,4. Padahal idealnya 1. Karawang daerah industri, maka mereka yang masuk ke karawang rata-rata usia produktif. Ini tantangan bagi kita," ujar Tuti, saat menjadi narasumber dalam acara Pertemuan Advokasi Capacity Building dan Penyusunan Rencana Kerja Forum Peduli Perempuan dan Kependudukan (FPPK) Karawang di RM Indo Alam Sari, Selasa (11/4).
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Karawang Rochuyun A Santosa mengakui, pemerintah tidak akan mungkin bisa jalan sendiri untuk menjalankan program KB. "Kami apresiasi yah, karena program KB tidak mungkin bisa melaksanakan sendiri, jadi kami perlu mitra kerja dan peran serta masyarakat," ujarnya.
FPPK sendiri, salah satu perannya melakukan advokasi atau menggerakan masyarakat untuk peduli masa depan. Dimana salah satu bentuk kepedulian masa depan adalah dengan mengikuti program KB. "Masalah kependudukan, itu merupakan masalah yang sangat esensial. Karena dari persoalan kependudukanlah akan timbul permasalahan-permasalahan baru," katanya.
Dia berharap, FPPK bisa mulai menggarap para pendatang yang jumlahnya cukup banyak dan cenderung tidak tercatat oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcatpil). "Yang jadi sasaran adalah para pendatang. Kami juga meminta kepada bupati karawang untuk membuat surat edaran agar setiap pendatang mengikuti program KB," ujarnya.
Ketua FPPK Euis Dedah mengatakan, kegiatan yang digelar 10-11 April kemarin merupakan tindak lanjut atas pengukuhan perangkatnya. "Kami akan terjun kelapangan untuk melakukan advokasi kepada masyarakat agar bisa mengikuti program KB," katanya.
Karena mengajak masyarakat untuk ber KB cukup sulit, butuh pendekatan yang intes agar tumbuhnya kesadaran dalam diri masyarakat untuk sama-sama membangun bangsa dan negara. Diantaranya mengikuti program pemerintah yaitu KB. "Memang banyaknya SDM yang berkualitas menjadi modal untuk pembangunan nasional. Tetapi sebaliknya, jika SDM nya tidak berkualitas maka akan menjadi beban negara," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template