PengeloLa Tanjungbaru dan Green Canyon Gigit Jari - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » PengeloLa Tanjungbaru dan Green Canyon Gigit Jari

PengeloLa Tanjungbaru dan Green Canyon Gigit Jari

Written By Mang Raka on Jumat, 28 April 2017 | 12.00.00

-Gagal Dapat Dana Pengembangan Destinasi Wisata

KARAWANG, RAKA - Pro kontra mana yang lebih layak diberi dana program pengembangan destinasi wisata Jawa Barat, apakah pantai Tanjungbaru di Cilamaya Kulon atau Green Canyon di Tegalwaru. Ternyata berakhir antiklimaks. Dua-duanya tidak sepersen pun diberi bantuan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Bahkan, wisata religi Makam Syeh Quro di Lemahabang yang disebut-sebut diguyur Rp 30 miliar tahun ini, juga ikut dicoret dalam APBD Provinsi Jawa Barat 2017.
Sekretaris Komisi C DPRD Karawang dr Atta Subagjadinata mengatakan, Tanjungbaru maupun Green Canyon yang dijanjikan masing-masing Rp 10 miliar, maupun Makam Syeh Quro Rp 30 miliar semuanya kandas. "Setelah dilihat dalam anggarannya, ternyata gak ada satupun yang masuk dan terealisasi tahun ini," sesalnya.
Faktor yang menjadi penyebabnya, sebut Atta, selain kepala dinasnya baru hasil mutasi-rotasi, juga akibat penyelenggaraan PON tahun 2016 yang menguras banyak belanja daerah Pemprov Jabar. Tapi, seharusnya anggaran yang sudah direncanakan tidak ikut dicoret. "Apalagi Green Canyon sempat dijanjikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, masuk dalam destinisasi wisata Jawa Barat," tuturnya.
Sebelumnya, Kaur Trantib Desa Pulokalapa Mahmud mengaku, ajuan proposal untuk destinasi wisata religi Syeh Quro sudah dilayangkan, karena persoalan di internal desa sudah terselesaikan dengan baik.
Bukan hanya itu, pihaknya juga sudah mengajukan anggaran sebesar Rp 40 miliar lebih. Dana sebesar itu untuk pembangunan akses jalan baru, dan perluasan makam hingga Pondok Pesantren Syeh Quro. Pemerintah desa juga mewacanakan perluasan tempat parkir peziarah dua lantai.
Dirinya tidak tahu kapan anggaran besar dari pemprov ini akan turun. Karena sejauh ini, tak satupun ada surveyor maupun konsultan yang datang ke Pulokalapa. "Gak tahu kapan realisasinya, apakah tahun ini atau bukan," ungkapnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template