Padi Jepang Tumbuh di Cilamaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Padi Jepang Tumbuh di Cilamaya

Padi Jepang Tumbuh di Cilamaya

Written By Mang Raka on Kamis, 13 April 2017 | 14.30.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Varietas padi yang ditumbuh di lahan pertanian di Cilamaya bertambah satu lagi. Setelah padi Kali Mas dan Ciherang di tanah itu kini tumbuh varietas Taiken T2, jenis ini merupakan padi yang biasanya tumbuh di Jepang. Cuma sayangnya, pola tanamnya kurang optimal sehingga hasilnyapun belum memuaskan.

Petani Desa Kiara, Kecamatan Cilamaya Kulon, Agus Suryana, Rabu (12/4) mengatakan uji coba tanam varietas padi asal Jepang Taiken T2 yang dilakukannya berlangsung dipetakan sawah tak kurang dari 1 hektar. Memasuki masa panen sejak Senin (10/4) terang Agus, Varietas yang memiliki bulir padi 200 permalainya ini, hasilnya dianggap masih kurang memuaskan, baik dari sisi produksi maupun harga jualnya.
Masih dikatakan Agus, sama seperti varietas lainnya, usia tanam varietas asal Jepang ini tak beda jauh karena membutuhkan waktu 92 Hari Setelah Tanam (HST), begitupun dari sisi perawatannya. Ia mencoba menanam vaietas ini karena ada ketersediaan benih dari perusahaannya langsung. Bermaksud keingin tahuan, dirinya coba sendiri varietas yang bulirnya bulat seperti Muncul Cilamaya ini, dengan harapan sebut Agus, jika hasilnya bagus, bisa dilirik bandar dengan harga yang juga cukup tinggi setara Pandan wangi, namun ternyata hasilnya masih kurang memuaskannya. "Saya dapat benih dari salah satu perusahaannya, coba-coba saja, hasilnya gak beda jauh dengan yang lain trnyata," ujarnya.
Dengan mengandalkan hamparan hanya 3 petakan saja, sebut Agus padi Taiken T2 ini hanya dihargai Rp 4,6 ribu perkilogramnya, beda dengan varietas Ciherang yang sudah nyaris menembus Rp 5 ribuan. Kalau dihitung tonase sendiri, padi dengan 200 butir permalainya ini, mungkin hanya mampu berproduksi antara 3 - 4 ton perhektarnya, lagi pula dihitung dari jumlah bulir saja masih kalah banyak dengan Ciherang, Kali Mas maupun Rojolele dan Invari.  Meski demikian, dirinya hanya sebatas coba+coba saja beragam varietas, karena hoby dengan hal itu. Namun, karena masih minimnya tngkulak yang minat pada gabah jenis ini, sehingga harganya dipatok rendah. "Bandarnya gak ada, tidak apa-apa, saya mah senang coba-coba sih," pungkasnya. (rud)


Varietas Padi
Taiken T2           : 200 butir permalai
Kali Mas.           : 400 butir permalai
Ciherang Rojo lele  : 275 butir permalai
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template