NU Tolak Gagasan Khilafah HTI - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » NU Tolak Gagasan Khilafah HTI

NU Tolak Gagasan Khilafah HTI

Written By Mang Raka on Rabu, 19 April 2017 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Karawang menolak gagasan Khilafah yang diusung oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Bagi NU, konsep negara demokrasi dan Pancasila sebagai ideologi bangsa sudah final. Bahkan, NU mendukung langkah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Karawang yang meminta Polres Karawang tidak mengizinkan dan membubarkan HTI di Karawang.
Ketua PCNU Karawang, KH. Ahmad Ruhiyat Hasby menegaskan, PCNU Karawang dan GP Ansor tidak pernah mencabut pernyataan atas tuntutannya kepada Polres Karawang untuk membubarkan HTI. Hal ini ditegaskan kiai yang akrab disapa Kang Uyan ini, sebagai jawaban atas adanya isu jika PCNU Karawang mendukung gagasan Khilafah yang diusung oleh HTI usai pertemuan dengan HTI di kantor PCNU Karawang, Senin (17/4) kemarin.
Kang Uyan menjelaskan, pertemuan tersebut sebenarnya pertemuan antara GP Ansor Karawang dengan HTI Karawang. Namun sebagai orangtua dari GP Ansor, ia diminta untuk menghadiri pertemuannya. “Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua HTI Karawang dan Ketua GP Ansor Karawang, Ade Permana secara langsung,” terangnya.
Pertemuan ini sebagai reaksi HTI atas kegiatan GP Ansor Karawang yang mendatangi Mapolres Karawang untuk menuntub membubarkan HTI. Namun yang disayangkannya, jelas Kang Uyan, pertemuan tersebut seakan sengaja dimanfaatkan oleh HTI untuk mengkampanyekan isu melalui media sosial (medsos) bahwa NU Karawang seakan juga sepakat dengan penegakkan Khilafah Islamiyah.
Padahal ditegaskan, Kang Uyan, dalam pertemuan tersebut dirinya sama sekali tidak pernah mengeluarkan pernyataan untuk melegitimasi dakwah penegakkan Khilafah Islamiyah. Karena dalam pertemuan tersebut justru ia menjelaskan jika NKRI, UUD 1945 dan Pancasila adalah harga mati bagi NU. “Dalam pertemuan tersebut saya memang bilang bahwa NU dan HTI punya kesamaan di dalam memperjuangkan dakwah Islam. Tetapi NU dan HTI memiliki perbedaan dalam cara pandang dan implementasi dakwah Islamnya. Karena bagi NU, bahwa NKRI, UUD 1945 dan Pancasila itu harga mati. Tetapi kenapa mereka (HTI, red) mempublikasikan pertemuan tersebut di medsos dengan kampanye seakan NU melegitimasi cara dakwah mereka,” tutur Kang Uyan, Rabu (18/4).
Oleh karenanya, Kang Uyan sangat menyesalkan dengan sikap HTI Karawang yang mengkampanyekan pertemuannya dengan GP Ansor yang kemudian menyebarkan isu melalui medsos bahwa PCNU dan GP Ansor Karawang seakan melegitimasi dakwah Khilafah Islamiyah. “Sekali lagi saya tegaskan jika bagi NU, NKRI dan Pancasila itu harga mati. Dan saya juga tegaskan jika PCNU dan GP Ansor Karawang tidak pernah mencabut pernyataannya untuk membubarkan HTI sesuai dengan tuntutan ke Mapolres Karawang beberapa waktu lalu,” tegasnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Ketua GP Ansor Kabupaten Karawang, Ade Permana SH. Menurutnya, sikap GP Ansor sudah jelas, menolak segala kampanye HTI terkait Khilafah Islamiyah. Pancasila sebagai ideologi bangsa sudah final. "Kalau terkait bubar membuarkan kegiatan (HTI), itu bukan kewenangan kami, tapi ada di pihak kepolisian. Yang pasti, kami menolak gagas Khilafah yang dikampanyekan HTI," pungkasnya. (asy)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template