Masih SD Sudah Tawuran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Masih SD Sudah Tawuran

Masih SD Sudah Tawuran

Written By ayah satria on Sabtu, 29 April 2017 | 12.47.00

Pelajar Diamankan Warga Perum Bukit Panorama Indah

?PURWAKARTA, RAKA - Aksi tidak terpuji kembali dilakukan pelajar di Purwakarta. Pasalnya, warga Perum Bukit Panorama Indah, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan  Purwakarta dikejutkan dengan aksi tawuran pelajar di rel kareta api yang berada tak tempat tinggal mereka, Jumat (28/04) sore. Parahnya, kali ini pelajar yang terlibat ?tawuran bukanlah siswa menengah melainkan para pelajar yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah dasar (SD). ?
?Warga menyaksikan langsung anak-anak masih di bawah umur itu terlibat adu lempar batu dan saling serang ?menggunakan senjata tajam. Menyaksikan ada kegaduhan, warga pun tidak tinggal diam. Para pelajar yang sedang berkelahi itu kemudian diubrak abrik masyarakat. ?Akibat kejadian ini, beberapa pelajar dikabarkan ada yang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh warga setempat. ?"Iya tadi ada yang terluka, kepalanya berdarah katanya kena gir motor dan terkena batu," kata Ipin (40), salah seorang warga RT 8/13?, Perum Bukit Panorama Indah, Kelurahan Ciseureuh.
Selain menolong pelajar yang terluka, warga juga berhasil menangkap sedikitnya lima pelajar yang terlibat tawuran, serta mengamankan beberapa senjata tajam seperti parang, pisau samurai dan gir motor bekas yang sudah dirakit menggunakan tali. Para pelajar yang ditangkap itu, mengaku gabungan dari beberapa SMP Negeri di Purwakarta. Bahkan diantara mereka ada yang masih duduk dibangku SD.? Untuk motif tawuran sendiri biasanya mereka sengaja janjian untuk melakukan tawuran di lokasi rel kereta api. "Pelajar yang masih duduk di bangku sekolah SD itu, mengaku diajak temannya yang sudah SMP, dan diminta pakai baju SMP. Tapi ?tidak mau ngaku dari SD mana, bahkan dia sempat menangis. Sementara temannya yang SMP, mengaku kepada kami mereka (yang terlibat tawuran) itu gabungan dari SMPN 9, SMPN 7 dan SMPN 5," tutur Ipin.
?Pelajar yang diamankan itu kemudian dicatat identitasnya oleh kepala rukun warga (RW) untuk dilaporkan ke sekolahnya masing-masing. Setelah dicatat, mereka diantarkan warga ke rumah orang tuanya masing-masing. "Kalau yang luka, tadi itu katanya dibawa ke klinik, tapi klinik mana gak tahu. Tadi situasinya memang lumayan ricuh juga," tambah warga lainnya.
Sementara, dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Rasmita Nunung Sanusi, mengaku kaget mendengar kabar aksi tawuran pelajar yang melibatkan pelajar SMP dan SD di lokasi re?l kereta api tersebut. Meskipun aksi itu terjadi di luar jam sekolah, namun pihaknya tetap akan menindaklanjuti. Saat itu, Ramita ?langsung mengutus stafnya untuk datang ke lokasi dan menemui warga Perum Bukit Panorama Indah?. Dinas Pendidikan akan segera memanggil kepala sekolah dan orang tua pelajar yang terlibat tawuran tersebut. "Kita akan panggil pihak sekolah, dan sekarang staf kami dari dinas sedang meluncur ke lokasi. Nanti akan dilakukan penelusuran dan kemudian akan didata untuk dilakukan diberi pembinaan terhadap pelajar yang terlibat. Selain itu kita akan panggil orang tua mereka," tegas Rasmita (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template