Lulusan SMP, SMK, SMA Wajib Tes Urin - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Lulusan SMP, SMK, SMA Wajib Tes Urin

Lulusan SMP, SMK, SMA Wajib Tes Urin

Written By ayah satria on Rabu, 12 April 2017 | 15.24.00

KLARI, RAKA - Kebijakan Kementerian Pendidikan Nasional mengenai wajib tes urine bagi lulusan SMP/SMK/SMA perlu ternyata belum populer di kalangan siswa. Karena itu, kebijakan yang rencananya segera diberlakukan itu dinilai perlu untuk disosialisasikan.
Seperti disampaikan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Klari. Raihan misalnya, siswa yang dikenal paling aktif diantara teman-temannya ini mengaku sama sekali belum mengetahui program Kementrian Pendidikan Nasional tersebut. Menurutnya kebijakan yang diberlakukan untuk seluruh siswa banyak yang belum dimengerti.
"Saya belum tahu ada kebijakan seperti itu (wajib tes urin bagi lulusan SMP, SMK dan SMA). Belum ada informasi juga," katanya, Sesala (11/4).
Hal serupa juga disampaikan Dian, rekan Raihan,  dengan adanya tes urine yang wajib diikuti oleh seluruh siswa yang akan melanjutkan sekolahnya ke tingkat yang lebih tinggi itu, harus diimbangi dengan pengamanan yang khusus jangan sampai kata dia ketika saat pemeriksaan banyak siswa yang tidak pernah melakukan kegiatan yang tidak diinginkan malah menjadi terbukti positif. "Bagus juga, soalnya buat kebaikan semua siswa, kan jadi tau, cuman pemeriksaanya harus bener tuh jangan sampai salah, nanti kena apes deh," akunya.
Menurutnya kebijakan atau program Kementerian Pendidikan Nasional tersebut memamg sangat bagus karena untuk mengetahui siswa mana yang pernah melakukan atau mengkonsumsi obata-obatan terlarang. Namun bagi Dian apakah ketika siswa yang positif nanti bakal diberikan sanksi. "Jadi takut tidak takut. Nanti diperiksa semua ya, tapi kalau merasa tidak pernah make kenapa harus takut," akunya.
Tak mau kalah teman satu eskulnya tersebut di Paskibra, Azhari juga menuturkan apakah kebijakan tersebut diberlakukan di semua sekolah yang ada di Karawang. Karena saat ditanya siswa yang memiliki tubuh paling besar ini merasa takut saat akan melanjutkan sekolah ke tingkat SMK yang ada di Karawang. "Semua sekolah juga ada tes urine gitu ngga ya, duh jadi takut kena apesnya," ungkapnya.
Sementara Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang Nandang Mulyana menyampaikan belajar dari tahun lalu berdasarkan data yang didapatkannya hampir 70 persen siswa yang ada di Kabupaten Karawang mengkonsumsi Eximer. Maka jika dikatakan 1000 siswa maka secara tidak langsung hampir ada 7 ratusan siswa yang mengonsumsi. "Ini jelas bahaya makanya kami dari dinas pendidikan, BNN Karawang dan BNN Provinsi bekerjasama untuk melakukan kebijakan tes urine," katanya.
Bagi dia dengan kebijakan yang akan dilakukan tersebut jangan sampai menjadi permasalahan bagi orangtua justru kata dia orangtua harus membantu program tersebut agar anak-anak penerus bangsa bisa terbebas dari bahaya narkoba. "Kita sosialisasikan kepada setiap kepala sekolah lalu dari kepala asekolah itu sosialisasikan lagi ke setiap orangtua siswa masing-masing," tuturnya.
Untuk lulusan SMP Tahun ini tercatat kata dia ada sebanyak 36.168 siswa yang akan melanjutkan ke tingkat SMA/SMK. Maka kebijakan pemerintahan dinas pendidikan harus dibantu dengan semaksimal mungkin. "Kita berharap yang terbaik agar anak-anak kita bisa jauh dari bahaya Narkoba, kita akan terus galakan sosialisasi ini," jelasnya.
Untuk anggaran tes urine sendiri kata dia belum bisa menjelaskan karena yang akan melakukan tes secara langsung yaitu pihak BNN Karawang. Dirinya hanya menghimbau kepada seluruh siswa dan orangtua siswa untuk ikut melancarkan program tersebut. "Untuk biaya tes urine saya sendiri kurang tahu, karena nanti akan langsung diperiksa oleh BNNK. Kita hanya menyampaikan kepada orangtua untuk ikut serta dalam membantu masa depan anak-anak kita," pungkasnya.
Kendati demikian Nandang mencoba menghibur dengan mengatakan siswa tidak perlu takut terhadap tes urin. Karena dia menandaskan kalaupun hasil tesnya positif tidak akan ada sanksi. "Kita akan lakukan rehab jika nanti ada siswa yang positif dan tidak ada sanksi," tuturnya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template