Keong Mas Menyerang Sawah Purwadana - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Keong Mas Menyerang Sawah Purwadana

Keong Mas Menyerang Sawah Purwadana

Written By Mang Raka on Kamis, 20 April 2017 | 15.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Petani di Desa Purwadana khususnya di Blok Empang Lebak mengeluhkan banyaknya hama keong mas menyerang tanaman padi baru selesai ditanam. Dikhawatirkan, kondisi ini akan berakibat buruknya hasil panen.

Hampir dua pekan terakhir ini para perani di wilayah tersebut mengeluhkan serangan hama keong mas. Terlebih ketika sungai Cidampa tengah naik dan mengaliri sawah seperti yang terbawa oleh deras air sungai. Sementara usia tanam padi para petani baru saja masuki satu bulan. Di perkirakan sawah yang di serang oleh hama keong mas sekitar 10 hektar.
Karuan saja membuat para petani khawatir. Untuk mengantisipasinya beberapa warga lakukan pencegahan dengan cara manual yaitu mencari keong dan di kumpulkan dalam ember. Dan ada sebagian warga pun gunakan insektisida yang di beli nya pada kios obat pertanian. Kini harapan nya warga pemerintah bisa memberikan formula yang terbaik agar persawahan mereka tidak di serang oleh hama sehingga tidak ganggu hasil panen nanti.
Sarim (40) menerangkan jika hama keong mas memang sudah setiap tahun terjadi namun beberapa petani hanya bisa lakukan pencegahan secara manual saja. Hal itu dianggap efektif namun petani harus ekstra tenaga saja. Dirinya berharap pemerintah punya alat yang memudahkan cara menumpas hama keong mas. "Makanya kadang saya mesti beli bebek untuk ada manfaatnya hama keong mas yaitu buat pakan. Sementara saya mesti kuat saja sih tenaga, tapi jika pemerintah punya alat yang cukup mempermudah kami sebagai petani cara menumpas hama mungkin akan lebih baik," tuturnya.
Demikian dengan Isa (60) petani tua inipun menjelaskan jika selama 30 tahun dirinya bertani memang hama keong mas yang agak sukit untuk dibasmi. Dirinya menuturkan jika persoalan hama semakin kini semakin pelik. Bahkan program pemerintah dalam mengantisipasi hama kadang efektif dan banyaj juga yang kurang tepat. "Entah apa obat nya yang jelek atau memang hama nya yang sudah kebal kadang hama yang sudah sering serang pertanian warga tidak berdampak baik. Kini semestinya balik lagi ke para petani juga mungkin juga unsur hara yang pengaruhi kualitas maka hama semakin menjadi saja," terangnya.
Di tempat terpisah, Jajat (40) mengatakan jika hama keong mas selain menjadi hama yang dikuatirkan, kadang juga bisa dimanfaatkan buat hewan ternak. Kendati kelelahan basmi hama juga ada keuntungan baik bagi para petani. Kadang ada pengepul hama keong mas dan mereka pun menjualnya. "Lumayan kalau ada pengepul sekalian capek juga kami bisa jual keongnya ke pengepul. Rata-rata pengepul dari wilayah utara kadang buat pakan ayam atau bebek, namun sudah dua minggu pengepul keong mas belum kunjung datang," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template